Kamis, 27 Agustus 2026

KH Ma’ruf Amin Ingatkan Muktamar ke-35 NU Harus Bersih dari Politik Uang

Administrator - Kamis, 27 Agustus 2026 15:12 WIB
KH Ma’ruf Amin Ingatkan Muktamar ke-35 NU Harus Bersih dari Politik Uang

JOMBANG — Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, berlangsung lancar, demokratis, dan mampu melahirkan sosok pemimpin yang benar-benar diharapkan jamaah Nahdliyin.

Baca Juga:

Pesan tersebut disampaikan KH Ma'ruf Amin setelah berziarah ke makam salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah, di Jalan Tambakrejo, Tambakberas, Jombang, Rabu (26/8/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, KH Ma'ruf Amin menekankan pentingnya menjaga proses pemilihan kepemimpinan NU agar tetap bermartabat. Ia berharap seluruh tahapan, mulai dari penetapan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) hingga pemilihan dan penetapan jajaran pengurus baru, tidak dicederai praktik politik uang.

Menurutnya, Muktamar NU bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, melainkan momentum penting untuk menentukan arah organisasi dan masa depan jam'iyah serta jamaah Nahdliyin.

Karena itu, proses demokrasi dalam Muktamar harus dijalankan secara jujur, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak yang selama ini menjadi teladan para ulama pendiri NU.

KH Ma'ruf Amin juga berpesan kepada seluruh panitia pelaksana agar mampu menjaga suasana Muktamar tetap kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan dalam forum Muktamar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merusak persaudaraan di tubuh NU.

Harapan tersebut menjadi pesan penting menjelang dimulainya Muktamar ke-35 NU. Apalagi, forum tersebut akan menjadi ruang bagi para peserta untuk menentukan kepemimpinan baru organisasi melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, integritas proses menjadi salah satu faktor penting. Jangan sampai kontestasi kepemimpinan justru diwarnai transaksi kepentingan yang bertentangan dengan nilai-nilai yang selama ini diajarkan para kiai dan ulama NU.

Muktamar ke-35 di Tambakberas pun diharapkan menjadi momentum konsolidasi besar bagi NU. Selain menghasilkan kepemimpinan baru, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan, menjaga tradisi keulamaan, serta menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Nahdliyin dan masyarakat ke depan.

Pesan KH Ma'ruf Amin pada akhirnya mengarah pada satu hal: siapa pun yang terpilih harus lahir dari proses yang bersih, jujur, demokratis, dan mendapat legitimasi kuat dari warga Nahdliyin.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Fee 25% Rp 2,7 Miliar Disunat Sejak Awal, Proyek Irigasi Rp11 Miliar di Asahan Diduga Jadi Sapi Perah Oknum Ketua Partai
Dede Irwanda, Tokoh Muda Potensial di Panggung Politik Medan Marelan
PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU: SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE-35?
Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Upacara Penurunan Bendera, Rangkaian HUT ke-81 RI Resmi Berakhir
Wakil Bupati Asahan Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Beri Penghargaan Desa-Kelurahan-Kecamatan Terbaik
Bupati Asahan Pimpin Upacara Malam Renungan Suci di Makam Pahlawan Kisaran, Lanjutkan Semangat Juang Para Pendahulu
komentar
beritaTerbaru