Kamis, 27 Agustus 2026

833 Siswa Paluta Dapat Bantuan Pendidikan, Bupati Reski Basyah: Jangan Ada yang Putus Sekolah

Administrator - Kamis, 27 Agustus 2026 13:36 WIB
833 Siswa Paluta Dapat Bantuan Pendidikan, Bupati Reski Basyah: Jangan Ada yang Putus Sekolah
Baca Juga:

Paluta | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. Sebanyak 833 siswa menerima dukungan pendidikan melalui program bantuan perlengkapan sekolah dan Beasiswa Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Tahun 2026.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si. di Aula Lantai I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara, Rabu (26/8/2026).

Program ini menyasar dua kelompok penerima. Pertama, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kedua, beasiswa MBR bagi siswa berprestasi yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Dalam sambutannya, Bupati Reski Basyah mengatakan bantuan tersebut bukan sekadar pemberian perlengkapan belajar maupun dukungan biaya pendidikan. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi alasan seorang anak kehilangan kesempatan untuk bersekolah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Paluta melalui program Pendidikan untuk Semua terus berupaya menciptakan kesempatan pendidikan yang lebih merata.

"Bantuan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki arti besar. Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak di Padang Lawas Utara yang berhenti sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi," ujar Bupati dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan para siswa penerima bantuan agar tidak menjadikan kondisi ekonomi keluarga sebagai alasan untuk minder. Sebaliknya, keterbatasan tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk belajar lebih giat dan mengejar prestasi.

Bupati berpesan agar para siswa tetap menghormati orang tua dan guru serta memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya.

Khusus bagi siswa yang memperoleh beasiswa karena prestasi, ia meminta agar pencapaian yang telah diraih tidak berhenti sampai di sini.

Bupati berharap para penerima beasiswa mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasinya sehingga dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain di lingkungan sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara, Rahmad Hidayat Harahap, S.STP., M.SP., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas.

Program bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa MBR Tahun 2026 merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Padang Lawas Utara Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Perlengkapan Siswa Miskin, serta keputusan Bupati mengenai penetapan para penerima bantuan.

Rahmad merinci, bantuan perlengkapan sekolah diberikan kepada 514 siswa yang tersebar di 12 kecamatan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 380 siswa merupakan jenjang SD, sedangkan 134 siswa lainnya berasal dari jenjang SMP.

Setiap penerima memperoleh perlengkapan yang terdiri atas satu stel seragam sekolah, satu pasang sepatu, dan satu buah tas sekolah.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar sekaligus mengurangi pengeluaran yang harus ditanggung keluarga.

Selain bantuan perlengkapan sekolah, Pemerintah Kabupaten Paluta juga memberikan Beasiswa MBR kepada 319 siswa berprestasi.

Penerima beasiswa terdiri dari 211 siswa SD dan 108 siswa SMP.

Berbeda dengan bantuan perlengkapan sekolah, beasiswa MBR disalurkan melalui rekening masing-masing siswa. Saat ini, proses pencairan masih berada pada tahap pengecekan dan kliring di bank penyalur.

Dana beasiswa diperkirakan mulai masuk ke rekening penerima dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu, setelah seluruh proses administrasi perbankan selesai.

Dengan demikian, total penerima dalam dua program tersebut mencapai 833 siswa, yakni 514 penerima bantuan perlengkapan sekolah dan 319 penerima beasiswa MBR.

Bupati Reski Basyah menegaskan bahwa pembangunan pendidikan harus menjadi bagian penting dari pembangunan daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari bertambahnya infrastruktur seperti jalan, gedung, maupun fasilitas publik. Pembangunan manusia menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan arah masa depan daerah.

"Investasi terbesar daerah bukan hanya pembangunan jalan dan gedung, tetapi pembangunan sumber daya manusia," tegasnya.

Ia berharap bantuan pendidikan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar siswa. Para penerima juga diharapkan terus menjaga semangat belajar, mengejar cita-cita, dan membangun kepercayaan diri.

Program tersebut sekaligus diharapkan mampu membantu menekan risiko anak putus sekolah yang dipicu persoalan ekonomi keluarga.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Paluta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

Pemerintah daerah berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus bersekolah dan mengukir prestasi.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
Rektor UNIMED Kukuhkan Mahasiswa Baru Angkatan 2026 Dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027
USU Pecat Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual
Wakil Bupati Asahan Resmi Buka Gala Siswa Indonesia 2026, Wadah Lahirkan Bibit Pesepak Bola Berkarakter dan Berprestasi
Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Asahan Resmi Memulai KKN di Desa Teluk Dalam, Usung Semangat "Bersama Membangun Desa Menuju Masa Depan"
Beasiswa SEMESTA 2026 Dibuka: Kuliah S1 Gratis dan Langsung Kerja bersama SEVIMA Tech Careers Academy
komentar
beritaTerbaru