sumut24.co -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Asahan kembali teguhkan komitmen kebangsaan dalam memperingati Hari Lahir
Pancasila Tahun 2026. Bertempat di Halaman Kantor
BupatiAsahan, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Senin (01/06/2026), upacara peringatan dilaksanakan dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme, dihadiri seluruh elemen pimpinan daerah, aparat keamanan, pegawai pemerintah, hingga tokoh adat se-Kabupaten
Asahan.
Baca Juga:
Pukul 07.40 Wib, pasukan upacara telah bersiap dengan rapi. Upacara resmi dipimpin Inspektur Upacara yaitu Komandan Lanal Tanjung Balai
Asahan, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, M. Tr. Opsla., CTMP, yang tiba di lokasi diiringi penghormatan umum dari seluruh peserta upacara.Hadir secara langsung dalam kegiatan ini
BupatiAsahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil
BupatiAsahan Rianto, S.H., M.A.P., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meliputi Dandim 0208/AS yang diwakili Kapten Inf Legimin, Kapolres
Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., Kajari
Asahan Mochamad Judhy Ismono, S.H., M.H., dan Kepala Pengadilan Negeri
Asahan Sayed Tarmizi, S.H., M.H.
Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Kabupaten
Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Azmi Ismail, A.P, M.Si, para Staf Ahli
Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), personil TNI-Polri, seluruh ASN, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat se-Kabupaten
Asahan.Rangkaian upacara berjalan tertib mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Naskah
Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan amanat resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi
Pancasila (BPIP) RI. Dalam amanat yang dibacakan Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa peringatan 1 Juni bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi agar nilai luhur
Pancasila terus menyala dalam jiwa setiap rakyat Indonesia.
Mengusung tema "
Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", amanat tersebut menegaskan relevansi
Pancasila tidak hanya untuk menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman ribuan pulau dan etnik, tetapi juga menjadi jawaban atas tantangan global. Nilai musyawarah dan mufakat dalam
Pancasila disebut sebagai model diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik."Jangkar
Pancasila adalah moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. Indonesia bukan penonton dunia, melainkan bagian dari solusi perdamaian sesuai amanat UUD 1945," bunyi kutipan amanat yang disampaikan.
Amanat juga mengingatkan para pemimpin daerah agar menjadikan
Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar hiasan dinding atau teks sejarah. Setiap kebijakan publik harus berlandaskan rasa keadilan sosial, menjamin hak warga terkecil, dan memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal, sekaligus melawan keras segala bentuk radikalisme dan intoleransi.Usai upacara,
BupatiAsahan dalam keterangannya kepada awak media menyambut positif tema tahun ini. Menurutnya, Hari Lahir
Pancasila adalah momentum strategis bagi seluruh elemen masyarakat
Asahan untuk memperkuat persatuan.
"
Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang wajib kita jaga dan amalkan setiap hari. Tema kali ini sangat relevan; kita tidak hanya menjaga keutuhan di rumah sendiri, tapi juga berkontribusi pada perdamaian dunia dengan menjadi bangsa yang toleran, bersatu, dan gotong royong," ujar
Bupati Taufik Zainal Abidin.Setelah rangkaian upacara di halaman kantor, seluruh peserta pimpinan daerah dan undangan melanjutkan kegiatan di Aula Melati Kantor
BupatiAsahan. Bersama-sama, mereka menyaksikan secara langsung prosesi Upacara Nasional Peringatan Hari Lahir
Pancasila dari Gedung
Pancasila Jakarta melalui siaran langsung kanal YouTube BPIP. Pada momen ini, seluruh peserta khusyuk menyimak pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir
Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten
Asahan berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib. Kegiatan resmi berakhir sekira pukul 10.40 Wib, meninggalkan semangat baru bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat
Asahan untuk mengamalkan nilai luhur
Pancasila dalam setiap tindak tanduk pelayanan dan kehidupan bermasyarakat. (dre)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News