sumut24.co -TANJUNGBALAI , Pemerintah Kota
Tanjungbalai memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (
MBG) dengan meninjau langsung kesiapan dua dapur Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang akan segera beroperasi.
Baca Juga:
Peninjauan dilakukan Wakil Wali Kota
Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina bersama Satgas
MBG dan Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (6/5/2026).Dua dapur yang dikunjungi yakni SPPG Gading 4 di Kecamatan Datuk Bandar dan SPPG TBU di Kecamatan
Tanjungbalai Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Fadly didampingi Staf Ahli SDM dan Kemasyarakatan Anwar Ruji, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim Satgas
MBG Kota
Tanjungbalai.Selain mengecek fasilitas dapur, rombongan juga berdialog dengan pengelola terkait kesiapan operasional, standar kebersihan, hingga mekanisme distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Fadly mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh dapur SPPG di Kota
Tanjungbalai memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan BGN.Menurut dia, kualitas makanan, kebersihan lingkungan, serta ketepatan distribusi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program
MBG.
"Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, mulai dari pengolahan, produksi hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat," kata Fadly.Ia menegaskan,
Pemko Tanjungbalai berkomitmen melakukan pengawasan secara berkelanjutan agar program pemenuhan gizi tersebut dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Selain itu, seluruh pengelola dapur diminta segera melengkapi persyaratan yang telah ditentukan, termasuk uji laboratorium bahan makanan dan sertifikasi kebersihan.
Pemko Tanjungbalai juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pengelolaan sampah di lingkungan dapur tetap terjaga guna mendukung higienitas produksi makanan.
"Kami ingin anak-anak sebagai penerima manfaat mendapatkan layanan terbaik dengan makanan yang sehat, bergizi, dan memenuhi standar," ujarnya.Fadly menambahkan, pengawasan terhadap pelaksanaan program
MBG turut melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, mulai dari OPD hingga perangkat kewilayahan.
Ia berharap, kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat pelaksanaan program sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat di Kota
Tanjungbalai."Program ini tidak hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga bagian dari investasi untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas," pungkasnya.(eko)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News