Sabtu, 04 April 2026

TPT Tanjungbalai Turun Jadi 3,81 Persen, Wali Kota Mahyaruddin Paparkan Strategi dan Inovasi

Administrator - Jumat, 03 April 2026 23:35 WIB
TPT Tanjungbalai Turun Jadi 3,81 Persen, Wali Kota Mahyaruddin Paparkan Strategi dan Inovasi
Istimewa
sumut24.co -TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memaparkan capaian dan strategi penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tanjungbalai yang terus menunjukkan tren positif.

Baca Juga:
Pada tahun 2025, TPT Tanjungbalai tercatat sebesar 3,81 persen, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4,08 persen. Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari berbagai kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah daerah secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Mahyaruddin saat mengikuti agenda penilaian kinerja kepala daerah dalam dimensi penurunan pengangguran oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (1/4/2026).

"Meski masih sedikit di atas rata-rata, tren penurunan ini menunjukkan arah yang positif dan konsisten," ujar Mahyaruddin.

Ia merinci, penurunan TPT terjadi sejak beberapa tahun terakhir, yakni 6,75 persen pada 2020, 6,59 persen pada 2021, 4,62 persen pada 2022, 4,47 persen pada 2023, 4,08 persen pada 2024, hingga turun menjadi 3,81 persen pada 2025.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari strategi yang difokuskan pada penguatan sektor jasa dan perdagangan, mengingat Tanjungbalai bukan daerah industri.

Pemko Tanjungbalai juga menetapkan isu pengangguran sebagai prioritas dalam RPJMD 2025–2029, dengan fokus pada perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan pemagangan.

Sejumlah langkah konkret yang dilakukan di antaranya penguatan UMKM melalui pelatihan, bantuan peralatan, dan akses pasar, pelaksanaan job fair, serta program link and match dengan enam SMK di Tanjungbalai.

Selain itu, Pemko juga menjalin kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Baznas Tanjungbalai, serta sejumlah lembaga pelatihan kerja swasta.

Pada tahun 2025, kerja sama dengan beberapa lembaga pelatihan tersebut berhasil menyerap sebanyak 1.180 tenaga kerja.

Sebagai bentuk inovasi, Pemko Tanjungbalai juga menghadirkan Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kota Tanjungbalai (SIKAT), layanan berbasis daring yang menyediakan informasi lowongan kerja, pemagangan, hingga peluang kerja dalam dan luar negeri.

Ke depan, Pemko menargetkan peningkatan jumlah peserta pelatihan dan penempatan tenaga kerja secara bertahap hingga tahun 2027.
Mahyaruddin menegaskan, keberhasilan menekan angka pengangguran membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

"Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan, kami optimistis dapat menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.(eko)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemko Tanjungbalai Ikuti Entry Meeting LKPD 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
Wali Kota Tanjungbalai Dorong Kolaborasi Atasi Pencemaran Lingkungan di Teluk Nibung
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Program MBG di Posyandu Asoka, Pastikan Tepat Sasaran
Perkuat Sinergi di Momen Lebaran, Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi Kantor Imigrasi
Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi Pengadilan Agama di Momen Lebaran
Wali Kota Tanjungbalai Kukuhkan 22 Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional
komentar
beritaTerbaru