Sergai |sumut24.co -
Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab
Sergai) terus mematangkan arah kebijakan pembangunan daerah melalui pelaksanaan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan yang menjadi wadah penjaringan aspirasi masyarakat ini dirangkaikan dengan Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Serdang Bedagai, Rabu (28/1/2026), dan dibuka secara resmi oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Kamaluddin, MMA.
Forum strategis ini turut dihadiri Anggota DPRD Sergai Darma Sutra, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Akmal, AP, M.Si, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sergai Marine Sohadie Angkat, Kepala Bapperida Sergai Romian Parulian Siagian, Inspektur Kabupaten Sergai Johan Sinaga, serta perwakilan Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara.
Dalam sambutan tertulis Bupati Sergai yang dibacakan Kamaluddin, ditegaskan bahwa Konsultasi Publik RKPD merupakan tahapan krusial sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Melalui tema "Percepatan Penguatan Fondasi Transformasi Pembangunan", Pemkab Sergai berkomitmen memastikan arah dan prioritas pembangunan tahun 2027 selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, sekaligus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Sejalan dengan perencanaan jangka menengah, Pemkab Sergai mengusung visi RPJMD 2025–2029 yakni Serdang Bedagai Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan atau dikenal dengan "Dambaan Mantab". Visi tersebut dijabarkan ke dalam lima program prioritas unggulan Panca Darma, meliputi peningkatan daya saing sumber daya manusia, penguatan ekonomi produktif, birokrasi dambaan, demokratisasi yang berbudaya dan ramah lingkungan, serta pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.
Lebih lanjut disampaikan, Pemkab Sergai juga menetapkan tujuh Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sebagai fokus capaian hingga tahun 2029. Program tersebut antara lain peningkatan kualitas dan pelebaran jalan kabupaten serta jalan nasional, penguatan Program Sekolah Mantab, penuntasan Universal Health Coverage (UHC), peningkatan produksi sektor pertanian, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan persampahan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta pengembangan Mal Pelayanan Publik.
Untuk tahun anggaran 2027, pemerintah daerah telah memetakan lima isu strategis pembangunan daerah. Isu tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perlindungan sosial khususnya bagi anak dan perempuan, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing, tata kelola pemerintahan yang inovatif, serta pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Mengakhiri sambutan tertulisnya, Bupati Sergai mengajak seluruh pemangku kepentingan dan peserta forum untuk aktif berdiskusi serta memberikan masukan yang konstruktif. Partisipasi seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci agar dokumen RKPD 2027 yang dihasilkan benar-benar solutif, aplikatif, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat secara berkelanjutan. (Fani)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News