Jumat, 13 Maret 2026

Inalum Selamatkan Danau Toba Dengan Konservasi di 7 Kabupaten

Administrator - Kamis, 15 Januari 2026 14:22 WIB
Inalum Selamatkan Danau Toba Dengan Konservasi di 7 Kabupaten
Sumut24
Insan PT Inalum saat memasang papan Plank himbauan kawasan hutan negara yang dilindungi.(Sumut24)
sumut24.co -BATUBARA , PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus menjaga kelestarian Danau Toba dengan menjalankan program konservasi besar-besaran di Daerah Tangkapan Air (DTA) yang mencakup tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Baca Juga:
Berkolaborasi debgan Perum Jasa Tirta I, Inalum bertindak untuk menyelamatkan sumber kehidupan masyarakat Sumut.

Beragam aksi konkret telah digulirkan, mulai dari pembangunan ribuan biopori, sumur resapan dan injeksi, pembibitan massal, penanaman pohon, hingga penguatan kapasitas masyarakat.

"Semua dirancang untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air dan hutan di kawasan Danau Toba,"kata Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan Inalum, Sunarno A. Rakino, Kamis (15/1/2025) kepada wartawan.

Dijelaskan, konservasi Danau Toba adalah tanggung jawab bersama yang menuntut kolaborasi lintas sektor.

"Danau Toba bukan sekadar bentang alam, tetapi sumber kehidupan dan warisan masa depan. Inalum hadir dengan aksi nyata yang terukur dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan upaya pelestarian ini menjadi komitmen bersama, bukan sekadar program seremonial,"tegas Sunarno.

Sepanjang 2025, program konservasi Inalum menjangkau Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo.

"Targetnya jelas dampak nyata bagi ekosistem sekaligus peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat,"ucap Sunarno.

Ia menyebut, Inalum membangun 10.000 lubang biopori di Simalungun dan Samosir, serta 500 unit sumur resapan di Toba, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara. Kemudian 15 sumur injeksi juga didirikan di Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara dan Karo sebagai solusi inovatif menjaga cadangan air tanah kawasan hulu Danau Toba.
Melalui program sekolah peduli lingkungan,

Inalum menjangkau 15 sekolah di enam kabupaten sekitar Danau Toba. Di saat yang sama, perusahaan membangun 3 Kebun Bibit Rakyat berkapasitas 50.000 bibit per tahun serta pembibitan modern Paritohan dengan kapasitas hingga 500.000 bibit per tahun sebagai tulang punggung penghijauan jangka panjang.

Untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan, Inalum membentuk dan melatih 18 kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Humbang Hasundutan, Simalungun, Dairi, Karo, dan Samosir.

"Pendekatan berbasis komunitas ini menjadi garda terdepan perlindungan kawasan tangkapan air, sehingga hutan hijau,"paparnya.

Lebih jauh dijelaskan, sebanyak 1.050 pohon telah ditanam di area prioritas seluas lebih dari 1.400 hektare. Penanaman difokuskan untuk menahan erosi, meningkatkan daya serap air, serta memperluas tutupan hijau sekaligus menjadi langkah mitigasi bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara.

"Melalui pendekatan konservasi yang kolaboratif, terukur dan berkelanjutan, Inalum terus berupaya pelestarian Danau Toba untuk memberi dampak nyata bagi lingkungan sekaligus memperkuat posisi Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang berkelanjutan bagi Sumatera Utara dan Indonesia,"tutupnya.(Jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026, Polres Sergai Siap Amankan Arus Mudik Lebaran
Operasi Ketupat Toba 2026, Polda Sumut Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Aman
DPRD Toba Soroti Peningkatan Infrastruktrur Pariwisata Kabupaten Toba
Bupati Toba Ajak Peserta Lomba Jaga Persaudaraan
Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Perayaan Hari Jadi Ke- 27 Kabupaten Toba 2026
Diduga Bunuh Diri, Kapten kapal KMP Kaldera Toba Ditemukan Meninggal Dunia
komentar
beritaTerbaru