8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
- Peringati Hari Jadi ke-113, Momentum Perkuat Kebersamaan dan Bangkit Pascabencana
- Operasional Pulih Cepat Pasca Banjir, SKK Migas Beri Penghargaan PEP Field Rantau dan Field Pangkalan Susu
- Cek Layanan Kesehatan RSUD Panyabungan Pasca Lebaran, Bupati Madina Saipullah Ingatkan Tenaga Medis Jaga Standar “Si Jeges”
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Pertamina menjelaskan bahwa stok BBM di Sumatera Utara sebenarnya aman. Namun distribusi terganggu akibat dampak banjir.
"Kami meminta masyarakat tidak panik. Stok BBM mencukupi, hanya saja distribusinya terhambat menuju SPBU. Mohon masyarakat tetap tenang agar pendistribusian bisa berjalan merata," jelas perwakilan Pertamina di hadapan awak media.
*Riza Usty Siregar: Pertamina Harus Hadir Dengan Solusi, Bukan Alasan*
Pernyataan Pertamina tersebut mendapat respons tegas dari Tokoh Pemuda Kota Medan, Riza Usty Siregar, SH, yang juga Ketua DPD KNPI Kota Medan. Ia menilai Pertamina seharusnya bergerak lebih cepat dan tidak sekadar mengimbau warga untuk tidak panic buying.
"Pertamina jangan hanya omong saja. Jangan buat kepanikan baru ketika Medan sedang berupaya bangkit dari bencana banjir. BBM itu kebutuhan vital untuk kerja dan aktivitas warga. Pertamina harus mencari solusi cepat," tegas Riza.
Menurutnya, jika Pertamina tidak mampu mengatasi persoalan distribusi dalam waktu dekat, lebih baik pimpinan terkait mengundurkan diri.
"Masyarakat butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji. Kalau memang tidak mampu mencari jalan keluar dalam tempo cepat, ya mundur saja dari jabatan," tambahnya.
*SPBU Mulai Tutup, Warga Menunggu Berjam-Jam*
Pantauan redaksi di sejumlah SPBU di Medan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Banyak stasiun pengisian tidak melayani pembelian BBM karena pasokan belum masuk dari Pertamina UPMS I Medan.
Di SPBU Pasar V Tembung, sejak pagi tampak puluhan warga memarkirkan kendaraan sambil menunggu. Namun seorang pegawai perempuan di SPBU tersebut menyebutkan bahwa hingga siang hari ini, pasokan BBM belum kunjung tiba.
Akibatnya, warga hanya bisa menunggu tanpa kepastian kapan BBM kembali tersedia.
Kelangkaan ini terjadi pada saat masyarakat baru saja terdampak banjir besar. Banyak warga membutuhkan mobilitas untuk bekerja, membeli kebutuhan pokok, hingga melakukan evakuasi keluarga.
Pemerintah Kota Medan didorong untuk memastikan Pertamina mengambil langkah konkret, bukan hanya memberikan pernyataan normatif.rl
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport