Sabtu, 04 April 2026

Bupati Asahan Ikuti Advokasi Penguatan Pembangunan PPPA di Sumut

Administrator - Sabtu, 08 November 2025 18:22 WIB
Bupati Asahan Ikuti Advokasi Penguatan Pembangunan PPPA di Sumut
istimewa
sumut24.co -ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi, menghadiri kegiatan Advokasi Penguatan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) se-Sumatera Utara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (07/11/2025) malam.

Baca Juga:
Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Staf Ahli I TP PKK Provinsi Sumatera Utara, unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, Kepala Daerah se-Sumatera Utara, OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara H Surya BSc. menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Kami memiliki komitmen kuat dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Bahkan, kita berhasil menurunkan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) dari 0,425 menjadi 0,399 pada tahun 2024," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa perlindungan perempuan dan anak masih menjadi tantangan serius yang memerlukan kerja sama lintas sektor.

"Kita perlu memperkuat sinergi antara lembaga perlindungan, institusi pendidikan, serta aparat penegak hukum agar dapat memberikan perlindungan yang komprehensif," tambahnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Fauzi memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas berbagai capaian dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Sumatera Utara telah menunjukkan kemajuan signifikan dan menjadi salah satu provinsi penerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2023," ungkapnya.

Lebih lanjut, Arifah menyampaikan bahwa pada tahun 2025, sebanyak 15 kabupaten/kota di Sumut juga berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA). Kabupaten Deliserdang meraih kategori tertinggi (Nindya), disusul Medan, Labuhanbatu Utara, Tebingtinggi, Labuhanbatu, dan Serdangbedagai (kategori Madya), serta Binjai, Asahan, Batubara, Tapanuli Selatan, Karo, Sibolga, Padangsidimpuan, dan Padanglawas Utara (kategori Pratama).

"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang telah melaksanakan kebijakan pembangunan berperspektif perempuan dan anak. Ini merupakan langkah nyata menuju Indonesia yang ramah bagi semua," tegasnya.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi, didampingi Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Edi Sukmana, menyampaikan bahwa kegiatan advokasi ini menjadi momentum penting bagi daerah dalam memperkuat komitmen terhadap isu kesetaraan gender dan perlindungan anak.

"Kami di Kabupaten Asahan berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam memperluas jangkauan perlindungan bagi perempuan dan anak, termasuk melalui edukasi masyarakat serta penguatan desa ramah perempuan dan layak anak," ujar Bupati.

Bupati juga menilai kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas daerah.

"Forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan memperkuat koordinasi dalam menangani berbagai permasalahan sosial yang dihadapi perempuan dan anak di tingkat lokal," pungkasnya. (dre)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
Pemko Tanjungbalai Ikuti Entry Meeting LKPD 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
Respons Cepat Call Centre 110 Polres Asahan, Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran Barat Berhasil Dikendalikan
Wakil Bupati Asahan Resmikan EduDay 2026, Dorong Integrasi AI dan Coding di Sekolah
Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran, Belasan Kendaraan Hangus Terbakar
Bupati Solok Dampingi Wamenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Ground Breaking Jembatan Gantung Saniang Baka
komentar
beritaTerbaru