sumut24.co-
Madina, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (
Madina) semakin serius dalam menekan angka kriminalitas, khususnya kasus narkoba yang kian meresahkan.
Baca Juga:
Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menegaskan telah mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan seluruh pemerintah kecamatan untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (
Siskamling) sebagai langkah pencegahan dini."Saya sudah menandatangani surat edaran agar semua kecamatan mengadakan
Siskamling untuk mencegah tindak kriminalitas, terutama penyalahgunaan narkoba," ujar Saipullah saat menjadi narasumber dalam Diskusi Publik bertajuk 'Darurat Sosial: Mengulas Faktor Penyebab Meningkatnya Angka Kriminalitas di Mandailing Natal' yang digelar di Version Cafe, Panyabungan, Rabu (17/9/2025).
Selain
Siskamling, Pemkab
Madina juga berencana memberlakukan jam malam khusus bagi generasi muda, terutama pelajar. Kebijakan ini dimaksudkan agar anak-anak muda tidak mudah terjerumus ke dalam lingkaran narkoba."Bagi pengedar dan bandar, narkoba itu bisnis. Mereka pintar menyusun strategi pemasaran, bahkan sampai membuat paket hemat yang menyesuaikan daya beli milenial. Kalau kita tidak melakukan pencegahan dini, generasi kita bisa habis," tegasnya.
Dalam kesempatan itu,
Bupati Saipullah juga menyoroti masalah klasik yang menjadi pemicu meningkatnya tindak kriminal, yakni kemiskinan dan minimnya lapangan kerja."Faktor kemiskinan masih sangat dominan. Jumlah masyarakat miskin ekstrem dan miskin biasa masih banyak. Di dalam kelompok itu juga ada kaum milenial, dan mereka sangat rawan menjadi pelaku atau korban kriminalitas," ungkapnya.
Menurutnya, tanpa solusi komprehensif terkait peningkatan ekonomi masyarakat, angka kriminalitas akan sulit ditekan. Oleh karena itu, selain penegakan hukum dan pencegahan narkoba, pemerintah juga terus mendorong program pemberdayaan masyarakat serta penciptaan lapangan kerja.Diskusi yang diprakarsai
Madina Kreatif Madani, PC SEMMI
Madina, HMI
Madina, dan Radio Start FM Panyabungan ini menghadirkan enam narasumber dengan moderator praktisi media massa Khouruddin Faslah Siregar.
Para narasumber adalah Ketua MUI
Madina Ustad Natsir, tokoh adat Mangaraja Payungan, tokoh budaya Ali Rahman, Wakapolres
Madina Kompol Aries Fianto, Ketua DPRD
Madina H. Erwin Efendi Lubis, dan
Bupati Madina H. Saipullah Nasution.Diskusi ini dipandu oleh Khouruddin Faslah Siregar, seorang praktisi media yang menjadi moderator acara.
Dengan hadirnya berbagai elemen masyarakat, forum ini diharapkan menjadi wadah untuk merumuskan solusi nyata dalam menghadapi darurat sosial yang saat ini melanda
Madina."Upaya mencegah narkoba bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Kita semua harus terlibat," pungkas
Bupati Saipullah.(zal)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News