Minggu, 15 Maret 2026

Musa Rajekshah Minta Masyarakat Sabar: Kemajuan Bangsa Butuh Proses

Soroti Kondisi Nasional
Administrator - Selasa, 02 September 2025 10:24 WIB
Musa Rajekshah Minta Masyarakat Sabar: Kemajuan Bangsa Butuh Proses
istimewa
sumut24.co -Padangsidimpuan, Di tengah gelombang gejolak sosial yang melanda Indonesia, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Dr. H. M. Musa Rajekshah, M.Hum, menyampaikan pesan menyejukkan.

Baca Juga:
Momen ini terjadi saat ia meresmikan Masjid Al-Musannif Ulul Ilmi ke-56 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan pada Senin, 1 September 2025.

Peresmian masjid yang megah ini menjadi simbol harapan. Namun, dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Ijeck ini tak lupa menyoroti kondisi terkini bangsa. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas demo besar-besaran yang terjadi, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa dan penjarahan.

"Tentu kita semua prihatin dengan situasi ini. Kami tidak menginginkan hal seperti ini terjadi," ungkap Ijeck dengan nada serius.

Dukungan dan Kepercayaan untuk Pemerintah.
Dalam pandangannya, kemajuan bangsa adalah tujuan bersama, namun prosesnya membutuhkan waktu.

Ia mengajak masyarakat untuk bersabar dan memberikan kesempatan kepada pemerintahan yang baru berjalan satu tahun ini. Ijeck yakin, Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk menyejahterakan rakyat.

"Kita semua menginginkan negara ini lebih maju, tapi itu semua butuh waktu. Bapak Presiden kita baru berjalan satu tahun dengan banyak programnya. Mari kita sama-sama bersabar, saya yakin Pak Prabowo akan menyelesaikan permasalahan di masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia," tegasnya.

Ijeck juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kerusuhan dan ketidakstabilan tidak hanya merugikan secara langsung, tetapi juga menimbulkan dampak jangka panjang, terutama pada sektor ekonomi.

"Mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Ini merugikan kita semua, merugikan negeri ini. Orang akan berpikir dua kali untuk berinvestasi," tambahnya.

Dampak dari kerusuhan, lanjut Ijeck, bisa membuat investor menarik kembali modal yang sudah ada, yang pada akhirnya akan menghambat penciptaan lapangan kerja. Hal ini, menurutnya, adalah kerugian besar yang harus dihindari.

"Bahkan bisa menarik investasi yang sudah ada. Ini sangat merugikan karena lapangan pekerjaan yang kita harapkan malah terkena imbasnya," ujarnya.

Maka dari itu, Ijeck berharap peristiwa yang terjadi saat ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen bangsa untuk lebih mengedepankan dialog, kesabaran, dan persatuan.(zal)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
JAGA MARWAH: Rekonsiliasi Ala Rismon Wujud Fokus Masa Depan Keluarga Paling Utama
Kegiatan Nuzulul Qur’an 1447 H Digelar di Masjid Agung Kisaran, Bupati Minta Manfaatkan Malam Lailatul Qadar
Gedung/Kantor DPD KNPI Asahan Jadi Milik Pribadi, Aktivis Asahan Minta APH Bongkar Sindikat Penjualan
Bupati Asahan Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman Sambut Ramadhan 1447 H
Gelar Pelatihan Desa Siaga Bencana, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Sidang Prapid Ke III Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan, Hakim PN Medan Minta Termohon Hadirkan Tersangka DPO Kasus Pengeroyokan
komentar
beritaTerbaru