Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:Aksi damai para mahasiswa itu membawa peralatan pengeras suara TOA dan Spanduk bertuliskan " Hidup Ditindas dan Mati Dilindas", serta poster terbuat dari Karton. Sebelum melakukan aksi ke kantor DPRD Tebingtinggi, para mahasiswa itu melakukan orasi di bundaran air mancur Jalan Sutomo Tebingtinggi yang selanjutnya bergerak menuju kantor DPRD.Setibanya didepan kantor DPRD Tebingtinggi, para mahasiswa melakukan orasi silih berganti dan menegaskan bahwa tuntutan mereka (aksi demo) adalah suara rakyat yang wajib didengar, dikawal dan diperjuangkan oleh DPRD dan Forkompimda Tebingtinggi sembari berteriak " Hidup Mahasiswa, Hidup Perempuan, dan Hidup Rakyat Indonesia.
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News