Rabu, 14 Januari 2026

Inalum Dorong Kemandirian Komunitas Lewat Pelatihan Keuangan dan Pelayanan Prima di Batubara

Administrator - Kamis, 21 Agustus 2025 11:35 WIB
Inalum Dorong Kemandirian Komunitas Lewat Pelatihan Keuangan dan Pelayanan Prima di Batubara
istimewa
Widi, Manager of Treasury Inalum dan Goklas, 1.C Community Development Inalum diabadikan bersama para peserta dari dua kelompok binaan di Desa Kuala Tanjung yaitu, Bank Sampah Berseri dan Pokdarwis Wisata Kuta View.(Sumut24.co)
sumut24.co -BATUBARA, Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui program pemberdayaan "Hikayat Si Kuta". Kali ini, Inalum menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Literasi Keuangan dan Pelayanan Prima bagi dua kelompok binaan di Desa Kuala Tanjung yaitu, Bank Sampah Berseri dan Pokdarwis Wisata Kuta View.

Baca Juga:
Kegiatan mengusung tema "Membangun Profesionalisme Usaha Melalui Keuangan yang Sehat dan Pelayanan yang Prima". Informasi diterima Sumut24.co, Kamis (21/8/2025), pelatihan bertujuan untuk memperkuat tata kelola usaha komunitas secara profesional dan berkelanjutan. Hal itu juga menjadi bagian dari strategi Inalum dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

"Memulai usaha itu sulit, tapi mempertahankan usaha jauh lebih sulit. Karena itu, pelatihan ini penting agar pengelolaan keuangan dan pelayanan bisa berjalan secara rapi, jujur dan berkelanjutan,"kata Ibnul Fandika, Kepala Desa Kuala Tanjung dalam sambutannya.
Pelatihan yang digelar di Aula Kuta View ini berlangsung interaktif dengan metode simulasi, studi kasus, hingga role playing. Tak sekadar menyajikan teori, peserta dibekali dengan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan dalam operasional sehari-hari.
Widi, Manager of Treasury Inalum yang juga menjadi pemateri, menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pencatatan keuangan. "Mencatat keuangan bukan soal pintar, tapi soal kebiasaan. Kita harus tahu ke mana arah uang masuk dan keluar,"ujarnya.

Sementara itu, Goklas, 1.C Community Development Inalum, menekankan pentingnya etika pelayanan.

"Jangan sepelekan tiga kata ajaib, Tolong, Maaf, dan Terima Kasih. Ini kunci pelayanan prima,"ucapnya dalam sesi pelatihan hospitality.
Peserta pelatihan merespons positif kegiatan ini.

Untung, pengurus Bank Sampah Berseri, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru.
"Kami jadi lebih paham soal pentingnya mencatat setiap transaksi dan membangun kepercayaan pelanggan,"ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, Inalum tidak hanya mentransfer ilmu, tapi juga menanamkan fondasi sistem kerja komunitas yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.(Jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dorong Upaya Pemulihan Pasca Bencana, Maxim Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Banjir di Sumatera Utara
Setengah Abad Inalum, Perkuat Energi Hijau Hingga Aksi Kemanusiaan Untuk Indonesia
Pemkab Asahan dan PT Inalum Gelar Pasar Murah untuk Jaga Daya Beli Masyarakat
Inalum Siaga Ancaman Bom, Operasional Objek Vital Nasional Tak Boleh Lumpuh
Mantan Direktur Pelaksana Inalum Jadi Tersangka Baru Korupsi Penjualan Aluminium Alloy, Kejati Sumut Tahan OAK
PB ALAMP AKSI Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi di PT Inalum dan Perumda Tirtanadi
komentar
beritaTerbaru