Baca Juga:
Medan – Aktivis Gerakan Mahasiswa '66 (GM 66), Ifa Nasution, mendesak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk segera mencopot Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I dan Kepala Sekolah SMKN 4 Medan. Desakan ini menyusul dugaan praktik pungutan liar (
pungli) terkait uang perpisahan siswa di
sekolah tersebut.
Ifa Nasution mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya
pungli dengan dalih acara perpisahan yang membebani orang tua siswa. "Kami meminta Pak Gubernur Bobby Nasution untuk tidak menunda-nunda lagi dalam menindak tegas oknum-oknum yang terlibat
pungli ini. Kacabdis Wilayah I dan Kepsek SMKN 4 Medan harus dicopot," tegas Ifa di Medan, Rabu (30/7).
Menurut Ifa, praktik
pungli di lingkungan pendidikan sangat merugikan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Ia menekankan bahwa kebijakan pendidikan harus bebas dari praktik-praktik yang memberatkan orang tua siswa.
"Pungli ini jelas-jelas mencoreng dunia pendidikan kita. Ini bukan hanya masalah uang, tapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan," tambah Ifa.
GM 66 berharap Bobby Nasution dapat segera mengambil tindakan tegas dan transparan untuk membersihkan lingkungan pendidikan dari praktik
pungli. Mereka juga meminta agar kasus ini diusut tuntas dan para pelaku diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara maupun SMKN 4 Medan.red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News