Minggu, 01 Maret 2026

OJK PERKUAT TATA KELOLA MELALUI PENGEMBANGAN SI-GRC TERINTEGRASI

Administrator - Sabtu, 26 Juli 2025 19:52 WIB
OJK PERKUAT TATA KELOLA MELALUI PENGEMBANGAN SI-GRC TERINTEGRASI
OJK PERKUAT TATA KELOLA MELALUI PENGEMBANGAN SI-GRC TERINTEGRASI

Baca Juga:

Jakarta|Sumut24.co

24 Juli 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat tata kelola
organisasi melalui penguatan fungsi audit internal, manajemen risiko, pengendalian
kualitas, serta penegakan integritas dengan meluncurkan Sistem Informasi Governance,
Risk, and Compliance (SI-GRC) untuk mendukung tugas-tugas OJK mengatur dan
mengawasi sektor jasa keuangan.
Peluncuran SI-GRC dilakukan dalam kegiatan Risk and Quality Officer (RQO) Forum 2025
secara hybrid di Jakarta, Kamis. RQO Forum 2025 mengusung tema "Everything
Everywhere All at Once: An Integrated Approach to GRC".

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya menyampaikan
OJK sebagai regulator perlu memperkuat ketahanan industri jasa keuangan terhadap
volatilitas ekonomi global melalui peningkatan manajemen risiko yang cermat termasuk
manajemen risiko siber yang adaptif melalui investasi berkelanjutan pada infrastruktur
dan SDM.

"Implementasi Sistem Informasi Governance Risk and Compliance (SI-GRC) akan menjadi
alat bantu penting dalam memastikan bahwa pengelolaan risiko dilakukan secara
menyeluruh dan terintegrasi dari level Satuan Kerja hingga OJK secara keseluruhan,"
kata Mahendra.
Untuk itu, Forum RQO 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran
strategis Pimpinan Satuan Kerja dan RQO dalam tata kelola dan pengendalian internal
dalam mendukung agenda utama OJK. Selain itu, kualitas dan kapabilitas insan OJK,
kemampuan berinovasi, menjaga tata kelola dan mengelola risiko secara efektif menjadi
pondasi paling penting dalam menentukan stabilitas dan pertumbuhan Industri Jasa
Keuangan ke depan.
Sebagai bagian dari penguatan implementasi SI-GRC, diperlukan peningkatan peran
strategis dan kesadaran risiko (risk awareness) seluruh Pimpinan Satuan Kerja sebagai
lini pertama (first line), termasuk RQO di setiap satuan kerja.

Sementara itu, Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena menyampaikan apresiasi atas
kolaborasi seluruh unit kerja dalam pengembangan SI-GRC yang dimulai sejak sebelum
2019. Saat itu, sistem informasi masih berjalan terpisah antarsatuan kerja. Seiring
meningkatnya kebutuhan terhadap data yang efisien, cepat, dan akurat, OJK kemudian
mengembangkan SI-GRC sebagai platform terintegrasi untuk mendukung tata kelola
organisasi.

"SI-GRC telah menyatukan sistem informasi manajemen risiko dan pengendalian internal
ke dalam satu platform, yang dilengkapi dengan dashboard interaktif untuk menyajikan
laporan risiko secara real-time, mulai dari statistik kejadian dan mitigasi risiko, IRU, hingga pemantauan tindak lanjut CACM," kata Sophia.

Sebagai bagian dari agenda forum RQO, diselenggarakan pula Diskusi Panel dengan
pembicara Inspektur VI Itjen Kemenkeu Dedhi Suharto dan Deputi Direktur Kelompok
Pengembangan Aplikasi OJK Adi Purwoko.

(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amru Lubis
Sumber
:
SHARE:
Tags
@be
beritaTerkait
UNIQLO : C Spring/Summer 2026 Meredefinisi Busana Esensial untuk Aktivitas Urban Masa Kini
Gedung/Kantor DPD KNPI Asahan Jadi Milik Pribadi, Aktivis Asahan Minta APH Bongkar Sindikat Penjualan
Melalui Decluttering, UNIQLO Ajak Berbagi kepada Sesama di Momentum Ramadan
Effortlessly Stylish! Contek Gaya Nikita Willy, Indra Priawan, Jessica Mila, & Andrew White dalam Koleksi UNIQLO : C Spring/Summer 2026
UNIQLO x JW ANDERSON Hadirkan Preppy Look Khas Mahasiswa dalam Koleksi Spring/Summer 2026 Jakarta, 11 Februari 2026 — UNIQLO bersama JW ANDERSON kemba
Emma Raducanu Bergabung dengan UNIQLO sebagai Global Brand Ambassador untuk Mempromosikan LifeWear ke Seluruh Dunia
komentar
beritaTerbaru