Wali Kota menghadiri Rakor; Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan Dana TKD 2026 di kantor Gubernur
Wali Kota menghadiri Rakor Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan Dana TKD 2026 di kantor Gubernur
kota
Baca Juga:
Rabu (25/06/2025) di Ruang Rapat Solok Nan Indah, Wakil Bupati Solok, H. Candra membuka secara resmi kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pembinaan Statistik Sektoral, pencanangan "Desa Cantik" (Desa Cinta Statistik), serta Sosialisasi Standar Pelayanan Tahun 2025, dalam upaya memperkuat tata kelola pembangunan daerah yang berbasis data.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Plt.Kepala BPS Kabupaten Solok yang diwakili oleh Kasubag Umum Wisnu Wijayanto beserta jajaran panitia, Kepala Dinas Kominfo Teta Midra, para Kepala OPD se-Kabupaten Solok beserta penanggungjawab data statistik masing-masing OPD, dan Pj. Wali Nagari Batang Barus Banta Baransah.
Wabup Candra dalam sambutannya menekankan bahwa perubahan kebijakan tidak mungkin terjadi tanpa pondasi data yang kuat. "Tidak mungkin kita akan berubah kalau bekerja tanpa tanggungan. Dan tanggungan itu adalah data," tegasnya memantik semangat peserta.
Data adalah kunci untuk mengurai berbagai persoalan daerah secara sistematis. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga pengawasan pembangunan, semuanya harus berbasis data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. "Setelah data lengkap, barulah kita menyusun perencanaan, melaksanakan program, mengevaluasi, lalu mengawasi. Terakhir, kita ukur hasilnya, apakah program-program itu benar-benar berdampak," tutur Wabup.
Wabup juga menyinggung Perbup Nomor 27 Tahun 2021 tentang Satu Data Indonesia (SDI) tingkat Kabupaten Solok sebagai pedoman penting dalam mewujudkan tata kelola data yang terstandar. Ia menilai pembinaan statistik sektoral merupakan langkah konkrit untuk menjawab amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Kasubag Umum BPS Kabupaten Solok, Wisnu Wijayanto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral. Menurutnya, BPS tidak hanya bertugas menghimpun data, namun juga membina penyelenggaraan statistik sektoral di instansi pemerintah.
Pada tahun 2025 ini, BPS Kabupaten Solok juga melaksanakan kegiatan Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik. Untuk Kabupaten Solok, Nagari Batang Barus menjadi pilot project pelaksanaan Desa Cantik.
"Desa Cantik adalah salah satu inovasi untuk memperkuat peran nagari sebagai ujung tombak data pembangunan. Lewat program ini, desa dibina agar mampu mengelola data secara mandiri dan profesional," terang Wisnu.
Program Desa Cantik hadir sebagai solusi atas lemahnya kapasitas pengelolaan data di tingkat nagari. Melalui pendampingan berkelanjutan, program ini melibatkan sinergi antara Dinas Kominfo, Bapelitbang, BPS, hingga pemerintah nagari agar prinsip Satu Data Indonesia benar-benar terwujud.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Wali Kota menghadiri Rakor Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan Dana TKD 2026 di kantor Gubernur
kota
Pembahasan Rancangan Perwa tentang Posyandu
kota
Dari Impunitas ke Akuntabilitas Menjaga Harapan dalam RUU Perampasan Aset
kota
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana T
kota
sumut24.co BANDUNG, PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) meluncurkan Sequis CareIn, produk asuransi kesehatan yang dirancang untuk me
News
sumut24.co MEDAN, Sebanyak 3.950 calon mahasiswa mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Mandiri Universitas Negeri Medan (Unimed) T
kota
FABEMSM dan Masker Pragi Desak Polri&ndashKejagung Perkuat Sinergi Usut Dugaan Korupsi Suplai Batu Bara PLTU PLN
kota
sumut24.coLabuhanbatu, Tragis, satu unit dump truck yang mengangkut buah sawit terguling di Jalan Lintas Negeri Lama Tanjung Sarang Elang
News
Ijeck Desak Jalur Kereta Api MedanAceh Segera Dituntaskan, Minta TransSumatera Dipercepat
kota
Nekad Curi kabel Tower diciduk Polsek Tanjung Morawa
kota