JAKARTA | Sumut24.co
Baca Juga:
Pemerintah menegaskan bahwa penguatan sektor pariwisata, khususnya di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Danau Toba, sebagai salah satu DPSP, diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan sekaligus menjadi wajah pariwisata berkelanjutan Indonesia.
Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi percepatan pertumbuhan ekonomi melalui DPSP yang melibatkan Dewan Ekonomi Nasional Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta para kepala daerah dari wilayah yang berada di kawasan Danau Toba.
Dalam rapat tersebut, sejumlah tantangan pengembangan kawasan Danau Toba dibahas secara terbuka. Di antaranya adalah belum terintegrasinya kelembagaan pengelolaan pariwisata, penurunan kualitas lingkungan, kerusakan hutan, hingga keterbatasan aksesibilitas dan infrastruktur dasar. Selain itu, kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata dinilai masih perlu ditingkatkan, sementara minat investasi juga terhambat oleh regulasi yang belum mendukung.
Meski demikian, pemerintah menyatakan optimistis bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dapat menjadi kunci penyelesaian berbagai persoalan tersebut.
"Danau Toba harus menjadi lebih dari sekadar destinasi. Kawasan ini harus bisa menjadi simbol keberhasilan Indonesia dalam membangun pariwisata yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan," kata perwakilan Dewan Ekonomi Nasional.
Penguatan sektor pariwisata melalui DPSP diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru. Pemerintah juga menargetkan peningkatan kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional melalui peningkatan kualitas dan daya saing destinasi.
Danau Toba, yang membentang di tujuh kabupaten di Sumatera Utara, menjadi salah satu dari lima DPSP bersama Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Kawasan ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.rd
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News