Kajari Medan Suport Open Turnamen Taekwondo Adhyaksa Cup
Kajari Medan Suport Open Turnamen Taekwondo Adhyaksa Cup
kota
Baca Juga:
Jenderal kelahiran 16 Februari 1972 itu bukan sosok baru dalam dunia reserse. Dengan pengalaman panjang di bidang penegakan hukum, termasuk saat menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Irjen Whisnu kini
membawa semangat pemberantasan narkoba ke level yang lebih tinggi di Sumatera Utara.
"Ini bukti komitmen kami memberantas peredaran narkoba. Sinergi dengan pemerintah daerah, BBPOM, Bea Cukai, Avsec Bandara Kualanamu dan stakeholder lainnya terus kami tingkatkan," ujarnya dalam konferensi pers.
Capaian Luar Biasa: Ribuan Kasus Diungkap
Sejak awal tahun 2025 hingga awal Juni, sebanyak 2.373 kasus narkoba berhasil diungkap, dengan 3.051 tersangka telah diamankan oleh jajaran Polda Sumut. Ini menjadi capaian luar biasa yang menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika dilakukan secara serius dan sistematis.
Barang bukti yang disita pun mencengangkan:
665 kilogram sabu
121.000 butir ekstasi
1,1 kilogram kokain
5.393 unit pod vaping liquid mengandung zat berbahaya etomidate dan metomidate.
Menurut Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., pod vaping tersebut dijual dengan harga sangat tinggi, mencapai Rp4,5 hingga Rp5,5 juta per unit. Barang ini diselundupkan melalui dua jalur utama: jalur laut dari perairan Malaysia dan distribusi darat oleh jaringan lokal.
Modus dan Pola Penyelundupan Kian Canggih
Dalam penelusuran lebih lanjut, Polda Sumut menemukan bahwa sindikat narkoba kini menggunakan berbagai metode baru. Mulai dari menyimpan narkoba di gudang pengolahan ilegal, kompartemen tersembunyi dalam kendaraan pribadi dan truk, hingga distribusi lewat hiburan malam, loket tersembunyi di kawasan padat penduduk, serta penggunaan jasa ekspedisi kecil yang sulit terpantau.
"Pola ini menunjukkan bahwa sindikat terus berinovasi. Tapi kami tidak tinggal diam," tegas Kombes Calvijn.
Ajak Masyarakat Turut Terlibat
Kapolda Irjen Pol Whisnu Hermawan menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan hanya oleh kepolisian. Peran masyarakat sangat penting dalam upaya ini.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan semua pihak, termasuk rekan media. Tolong bantu kami wujudkan Sumatera Utara yang bersih dari narkoba," tegas Kapolda.
Dengan sinergi antara aparat penegak hukum, instansi pemerintah, media, dan masyarakat, Irjen Pol Whisnu optimis Sumatera Utara bisa menjadi daerah yang lebih aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.red
Kajari Medan Suport Open Turnamen Taekwondo Adhyaksa Cup
kota
GMJA Dukung Bupati Deli Serdang Pecat Kepala Desa Rugemuk Nonaktif Terlibat Korupsi
kota
Residivis 4 Kali Mendekam di Sel Mapolsek Medan KotaKetagihan Bobol Warnet
kota
sumut24.co ASAHAN, Suasana tegang melanda kawasan Jalan Tusam, Kecamatan Kisaran Barat, Senin pagi (10/8/2026). Sekira pukul 08.30 Wib, rat
News
Polsek Medan Area Tangkap Residivis Curanmor di Jermal XV Bersama Barang Bukti
kota
sumut24.co ASAHAN, Senin pagi, 10 Agustus 2026, suasana di Makodim 0208/Asahan terasa penuh kehangatan dan semangat persaudaraan. Bupati Ka
News
Kemerdekaan, Kesehatan, dan Tembok Penjara
kota
KETUM PB PENDAWA INDONESIA SILATURAHMI DENGAN KETUM DPP FKN, PELANTIKAN DPD FKN SUMUT DIAGENDakan OKTOBER 2026
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Bangun Kemitraan Strategis Bersama Dirut Bank Sumut
kota
Pemuda Demokrat Sumut Apresiasi Putusan MK soal Pendidikan Dasar Gratis Pengawasan Agar Diperketat
kota