Kebakaran Dini Hari di Medan Selayang, Empat Bangunan Hangus, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Kebakaran Dini Hari di Medan Selayang, Empat Bangunan Hangus, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
kota
Baca Juga:
- 2 Tahun Perjuangan Warga, Akhirnya Satpol PP Bongkar Tembok Akses Gang Setia Aktip Kembali
- DPC AWI Kota Medan Minta Pemko Medan Tertibkan Bangunan Tembok Psr 1 Tengah di Samping Masjid Jami'atul Khairiyah
- AMCTA Desak Pemkab Deliserdang Bongkar Tembok Beton Penutup Jalan Treves Area dan Jalan Pront Tembung
Hebei, China –Dunia arkeologi digemparkan oleh penemuan sebuah makam kuno yang diduga kuat merupakan tempat peristirahatan tokoh suci, bahkan kemungkinan seorang nabi, di wilayah terpencil Tembok Besar China. Penemuan ini dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Arkeologi Beijing dalam rangka ekskavasi rutin di daerah pegunungan Hebei, sebuah bagian tua dan jarang dikunjungi dari situs bersejarah tersebut.
Dalam makam tersebut, para arkeolog menemukan sejumlah artefak langka, termasuk naskah-naskah kuno dan simbol-simbol yang mengandung kemiripan mencolok dengan peninggalan budaya Timur Tengah. Yang paling mengejutkan, salah satu tulisan dalam bahasa Semitik kuno menyebutkan frasa yang diterjemahkan sebagai "Nabi yang membawa cahaya ke Timur."
"Kami belum bisa mengonfirmasi identitas tokoh yang dimakamkan, namun temuan ini membuka kemungkinan keterhubungan antara budaya Timur Tengah dan Asia Timur yang jauh lebih kompleks dari yang selama ini diketahui," ujar Prof. Li Zhang, ketua tim peneliti, dalam wawancara dengan Jurnal Arkeologi Jalur Sutra, Edisi Khusus April 2025.
Spekulasi langsung bermunculan, menyebut kemungkinan bahwa makam ini adalah milik salah satu nabi dari tradisi Abrahamik yang pernah melakukan perjalanan panjang ke timur. Hal ini menarik perhatian para pakar sejarah dan keagamaan dari berbagai negara, yang mulai berdatangan untuk mengkaji lebih lanjut.
Namun tidak semua pihak sepakat dengan dugaan tersebut. Dr. Aminullah, sejarawan Timur Tengah dari Universitas Al-Azhar, mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menyimpulkan. "Istilah 'nabi' sangat umum dan bisa memiliki arti berbeda dalam berbagai kebudayaan. Diperlukan kajian komprehensif agar kita tidak salah langkah atau bahkan mempolitisasi penemuan ini," tegasnya.
Pemerintah Tiongkok saat ini menutup sementara akses ke lokasi penemuan demi menjaga integritas penelitian. Jika kelak terbukti, penemuan ini bukan hanya akan mengubah peta sejarah Jalur Sutra, tetapi juga membuka babak baru hubungan lintas peradaban antara Timur Tengah dan Asia Timur.red2
Kebakaran Dini Hari di Medan Selayang, Empat Bangunan Hangus, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
kota
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Dari Pengawalan hingga Sterilisasi, Ini Strategi Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri
kota
Semangati Atlet! Ketua DPRD Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh dan Ketua Umum Shokaido Sumut Turun Langsung di Pembukaan Kejurda Shokaido
kota
Bakopam Sumut Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H, Ibnu Hajar Bangkitkan Semangat Kekeluargaan
kota
Hingga H6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Penuh Haru, Marlina Eliyanti Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim
kota
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
kota
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
kota