JANGAN BIARKAN SANTRIWATI TAKUT KEPADA POLISI
JANGAN BIARKAN SANTRIWATI TAKUT KEPADA POLISI
News
Baca Juga:
Jakarta I Sumut24 co
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung mengatakan Bank Indonesia (BI) akan meningkatkan insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dana pihak ketiga atau DPK menjadi 5% mulai 1 April 2025. Dengan insentif ini, likuiditas perbankan yang tersedia akan meningkat.
"Kebijakan ini ditujukan untuk mendorong kredit perbankan ke sektor riil, ke sektor-sektor yang memiliki daya ungkit tinggi dalam penciptaan lapangan kerja. Kebijakan makroprudensial tetap diarahkan pro-growth dan longgar untuk mendorong intermediasi sesuai dengan siklus keuangan melalui penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial atau KLM," ujar Juda Agung dalam keterangan resminya dikutip Rabu (5/3/2025).
Peningkatan dari sebelumnya ditetapkan 4% dari DPK dinilai berpotensi memberikan tambahan likuiditas lebih dari Rp 80 triliun, sehingga secara total menjadi Rp375 triliun.
"Dukungan kebijakan makroprudensial juga dilakukan melalui sinergitas Bank Indonesia dengan kebijakan Kementerian/Lembaga yang saat ini difokuskan pada dua sektor utama, yaitu perumahan dan pertanian, termasuk hilirisasi dan ketahanan pangan," Juda Agung .
Sebelumnya Juda Agung mengungkapkan bank sentral telah memiliki insentif KLM yang bisa membantu program 3 juta rumah.
"Tentang program 3 juta rumah, di kebijakan KLM itu sudah ada insentif bagi bank yang menyalurkan kredit di sektor perumahan rakyat, real estate dan konstruksi," paparnya.
Bank Indonesia selalu memonitor realisasi KLM dan insentif ini hampir semua digunakan insentif itu untuk penyaluran kredit di sektor perumahan.
"Ke depan, KLM di sektor prioritas program pemerintah itu akan dilanjutkan dan akan ditingkatkan, nanti detailnya akan disampaikan. Kebijakan yang masuk Astacita akan didukung oeh BI," tegas Juda Agung.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya juga menegaskan dukungannya kepada program unggulan Prabowo ini. OJK memerintahkan perbankan dan lembaga jasa keuangan lain mendukung program pembangunan 3 juta rumah. Dalam hal ini, perbankan diminta untuk menjaga likuiditas, guna mendukung program prioritas Presiden Prabowo itu.
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae perbankan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung program tersebut melalui penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR), tetapi itu juga harus dibarengi dengan menjaga likuiditas.
Dia memaparkan hingga November 2024 likuiditas masih sangat ample, tercermin dari berbagai rasio terkait. Adapun rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) mencapai 112,94% persen, dan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) sebesar 25,57%.
Kemudian rasio kecukupan likuiditas atau liquidity coverage ratio (LCR) sebesar 213,07% dan rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) sebesar 87,34%.
"Ini dinilai memadai untuk mendukung peningkatan penyaluran kredit, termasuk pembiayaan program 3 juta rumah," kata Dian Ediana Rae. (red)
JANGAN BIARKAN SANTRIWATI TAKUT KEPADA POLISI
News
Innalillahi, Mantan Rektor UINSU Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution Berpulang ke Rahmatullah
News
Oknum Pegawai Lapas Diringkus Satresnarkoba Polrestabes MedanJadi Kurir 599 Vape Narkoba
News
Leosaali Bos Toko Sumber Murah Rantauprapat dan Akun Cetiya Sinar Agung Mulia Medan Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dan Anggota DPR RI Ade Jona Prasetio Ucapkan Selamat atas Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk Dihadiri Danyonkav 6/Naga Karimata Letkol Kav Adzan Marjohan Nasution
News
Danyonarmed 2/Kilap Sumagan Letkol Arm Rogery Thega dan Keluarga Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Medan sumut24.co Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaks
kota
5 Kali Beraksi, Polsek Medan Labuhan Tangkap 2 Komplotan Curanmor
News
Minggu Kasih Kapolda Sumut Merawat Kebhinekaan, Menjaga Generasi, dan Mewujudkan Sumut Aman
News