22 Dosen UNPAB Lulus 100 Persen Serdos, WR II Sampaikan Terima Kasih
MEDAN SUMUT24.CO Sebanyak 22 Dosen Tetap Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang diajukan mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos) Gel
Politik
Baca Juga:
Yogyakarta I Sumut24. co
Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) bersama NabatiNusantara dan Bawahskor menggelar aksi damai di Stadion Mandala Krida untuk mendesakpenghentian perdagangan dan konsumsi daging anjing di Yogyakarta.
Dalam aksi ini, NabatiNusantara mendorong peralihan ke pangan nabati dengan memperkenalkan Tongseitan,tongseng nabati yang menjadi bukti nyata bahwa konsumsi tanpa kekerasan adalah pilihan yangbisa diwujudkan.
Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan akhir babak 8 Besar Liga 2 yang diikuti olehPSIM. Para pengunjung diajak mencicipi Tongseitan sekaligus mendapatkan edukasi mengenaidampak besar perdagangan dan konsumsi daging anjing di Yogyakarta.
Aksi ini turut mendapatdukungan dari komunitas penggemar sepak bola Bawahskor yang membagikan Matchgazine(zine pertandingan PSIM) serta menghadirkan DJ set untuk menarik perhatian massa yang lebihluas.
Elsa Lailatul Marfu'ah, Koordinator Edukasi DMFI, menyoroti lambannya tindakan pemerintahDIY pasca diterbitkannya Surat Edaran (SE) Gubernur No. 510/13896 Tahun 2023 tentangPengendalian Peredaran/Perdagangan Daging Anjing dan Hewan Penular Rabies Lainnya diDIY pada 7 Desember 2023 lalu.
"Setelah diterbitkannya SE tersebut, belum ada langkahprogresif yang ditempuh pemerintah DIY. Padahal sebelumnya, dalam audiensi dengan KoalisiDMFI pada 19 Oktober 2023, pihak Pemprov DIY secara terbuka menyatakan bahwa SEtersebut akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan Perda. Sayangnya, langkah konkretyang diharapkan publik tak kunjung direalisasikan, sementara praktik perdagangan dankonsumsi daging anjing yang kejam dan berbahaya tetap berlangsung," ujar Elsa.
Selain kekejamannya, perdagangan daging anjing juga membawa risiko kesehatan serius.Anjing-anjing yang ditransportasikan dari wilayah endemik rabies dikirim ke DIY tanpapemeriksaan, seperti kasus penyelundupan 78 anjing dari Jawa Barat yang digagalkan diKulonprogo pada Mei 2021. Praktik ilegal dan brutal ini bukan hanya pelanggaran hukum,tetapi juga ancaman nyata bagi status DIY sebagai daerah bebas rabies, dengan risikopenyebaran zoonosis mematikan.
Dalam kesempatan yang sama, Angelina Pane, Program Manager Nabati Nusantara,memperkenalkan Tongseitan sebagai pengganti sengsu. "Banyak yang bilang tongseng tanpadaging hewani itu nggak mungkin, tapi Tongseitan membuktikan sebaliknya. Rasanya tetapkaya rempah, gurih, lebih sehat dan yang terpenting, tidak ada penderitaan di balik setiapporsinya. Ini adalah bukti bahwa kita bisa menikmati hidangan lezat tanpa harus melakukankekejaman terhadap hewan," jelas Angelina.
"Selain Tongseitan, ada juga jamu Ginger Shotyang menghangatkan dan kaya manfaat. Makan sengsu bikin sehat itu mitos!" tegasnya.
Tongseitan dibuat sepenuhnya dari bahan nabati, dengan kandungan gizi yang seimbang. Setiapporsinya mengandung 851 kkal kalori, 161.8 gram karbohidrat, 26.4 gram protein, 3,5 gramserat, serta berbagai vitamin dan mineral penting seperti 16 mg zat besi, 75,1 gram kalsium, dan17,6 gram vitamin C. Dengan komposisi ini, Tongseitan bukan hanya solusi bagi mereka yangingin berhenti mengkonsumsi daging anjing, melainkan juga menjadi pilihan yang lebih sehatdan berkelanjutan.
Bawahskor, komunitas suporter PSIM yang telah aktif melapak di Stadion Mandala Kridaselama lebih dari empat tahun, turut serta dalam aksi ini. Dimaz Maulana dari Bawahskormenegaskan bahwa komunitas mereka tidak hanya peduli pada sepak bola, tetapi juga berbagaiisu sosial yang berkembang di Yogyakarta, termasuk masifnya perdagangan daging anjing diYogyakarta.
"Aksi ini dekat dengan keresahan kami sebagai warga Yogyakarta. Stadion bukanhanya tempat menonton bola, tapi juga ruang untuk menyuarakan isu-isu penting bagikomunitas kami. Kami berharap pemerintah DIY benar-benar mengambil langkah nyata untukmengakhiri perdagangan daging anjing ini, bukan sekadar retorika tanpa eksekusi," ujar Dimaz.
Dengan adanya aksi ini, DMFI, Nabati Nusantara, dan Bawahskor berharap dapatmeningkatkan kesadaran publik serta mendorong pemerintah DIY untuk segera mengambillangkah konkret dalam menghentikan perdagangan dan konsumsi daging anjing di Yogyakarta.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
MEDAN SUMUT24.CO Sebanyak 22 Dosen Tetap Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang diajukan mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos) Gel
Politik
Buntut Kisruh KPID Sumut 20262029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan
News
Kapolda Sumut Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tekankan Profesionalisme dan Responsivitas
News
Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus CurasCurat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut
News
Think Better, Work Better, Serve Better!Monthly Upgrade Academy DorongBudaya Mutu dan PerbaikanBerkelanjutan di UNPAB
News
Medan , Wakll Ketua PWI Sumatera Utara Bidang Pembelaan Wartawan Amrizal SH,MH sebelumnya diisukan maju dan mencalonkan diri sebagai Ketua P
News
sumut24.co MEDAN, Keberadaan organisasi/ wadah Guru atau yang lebih dikenal dengan nama PGRI akronim dari Persatuan Guru Republik Indonesi
kota
Deepa Malik Perempuan India Pertama Peraih Medali Paralimpik &mdash Pelopor Olahraga Para India
News
Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman
News
PEP Rantau Field Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Bencana Hidrometeorologi
News