Bidik Kemenangan 2029, PDIP Sergai Gelar Fit And Proper Test bagi Calon Ketua PAC
Sergai sumut24.co Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar fit and proper test bagi calon K
News
Baca Juga:
SosokPatrickKluivertmuncul setelah PSSI mengumumkan pemecatan Shin Tae-yong dariTimnasIndonesiapada Senin (6/1/2025) kemarin.
Akan tetapi,PatrickKluivertternyata memilikiskandalyang cukup menghebohkan, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Patrick Kluivert pernah terlibat kecelakaan maut yang menewaskan nyawa orang lain hingga utang judi sebesar Rp 15 miliar.
Berikut pembahasannya terkait SkandalPatrickKluivert:
Patrick Kluivert Diperas Geng karena Terlibat Utang Judi Sebesar Rp 15 Miliar
Saat sudah pensiun dan menjadi pelatih,PatrickKluivertjuga sempat terlibatskandalpemerasan karena utangjudi.
Melansir dari The Sun,PatrickKluivertsempat diperas oleh geng kriminal karena utangnya yang mencapai hampir 900.000 Euro atau sekitar Rp 15 miliar menurut kurs saat ini.
Media Belanda De Volkskrant menyebutPatrickKluivertterlibat dengan geng penjahat pada 2011 hingga 2012, yakni saat ia melatih FC Twente.
Kebiasaannya yang suka berjudi dan bertaruh dengan nilai besar membuatPatrickKluivertkala itu menumpuk utang hampir 900.00 Euro.
Patrick Kluivert yang disebut bertaruh dengan melibatkan tim utama Twente langsung menjadikannya sebagai objek pemerasan.
Geng kriminal itu dilaporkan karena memberi tekanan 'besar' kepadaPatrickKluivertagar segera melunasi hutangnya.
Akan tetapi, laporan tersebut menegaskanPatrickKluiverttak terlibat dalam pengaturan pertandingan maupun taruhan ilegal.
Kala itu, pengacaraPatrickKluivertyakni Gerard Sprong sempat menegaskan ketidakbersalahan kliennya, dengan menyebut bahwa ia "tidak memiliki keterlibatan kriminal dalam manipulasi pertandingan sepak bola".
Patrick Kluivert disebut sebagai korban dalam kasus tersebut dan pernah diperiksa sebagai saksi.
Patrick Kluivert diperas hingga tahun 2014 tak lama setelah anggota geng kriminal tersebut ditangkap dan mengungkap kisah di baliknya.
Namun,PatrickKluivertkala itu tak menanggapi kasus pemerasan tersebut.
Patrick Kluivert Sempat Didakwa Pembunuhan saat Masih Jadi Pemain Ajax
Semasa masih menjadi pemain,PatrickKluivertyang merupakan seorang striker tersebut ternyata pernah menorehkan sejarah kelam saat masih membela Ajax Amsterdam.
Melansir dari Sportskeeda.com,PatrickKluivertpernah didakwa atas pembunuhan buntut kecelakaan maut yang melibatkannya saat ia masih berusia 19 tahun kala itu.
Patrick Kluivert sempat menabrakkan mobil BMW M3 milik temannya kepada mobil sutradara teater Belanda, Martin Putnam.
Tabrakan tersebut membuat Martin Putnam meninggal di usia 56 tahun, di manaPatrickKluivertdisebut melaju dengan kecepatan 104 km/jam dalam proses rekonstruksi kejadiannya.
Padahal, kala ituPatrickKluiverttengah berada di zona pemukiman dengan batas kecepatan 50 km/jam dan mengemudikan mobil yang tak diasuransikan.
Buntut kecelakaan tersebut,PatrickKluivertsempat mendapat hukuman dari masyarakat Belanda yang terkenal tak punya ampun.
Setelah satu tahun,PatrickKluivertmemutuskan hijrah dari Ajax Amsterdam ke AC Milan karena tak mampu menahan kebencian.
Nama Lengkap : Patrick Stephan Kluivert
Tanggal lahir / Umur : 1 Juli 1976 (48)
Tempat kelahiran : Amsterdam, Belanda
Kewarganegaraan : Belanda-Suriname
Periode rataan sebagai pelatih : 0,85 Tahun
Lisensi Kepelatihan : Lisensi Pro Kontinental
Formasi yang disukai : 4-2-3-1
Agen : 79KAPS
Rekam Jejak KepelatihanPatrickKluivert
Pelatih Kepala Adana Demirsport (1 Juli 2023-4 Desember 2023)
Pelatih Interim Curacao (14 Mei 2021-31 Oktober 2021)
Manajer Akademi Barcelona (25 Juli 2019-30 Juni 2021)
Asisten Pelatih Kamerun (4 Agustus 2018-16 Juli 2019).(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sergai sumut24.co Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar fit and proper test bagi calon K
News
WABUP TEKANKAN PERAN MASYARAKAT JAGA GENERASI MUDA
kota
MEDAN, SUMUT24.CO Suasana berbuka puasa bersama di Masjid Agung Medan pada hari ke17 Ramadan 1447 H, Sabtu (7/3/2026), berlangsung khidmat
kota
Tingakatkam Patroli Malam, Polresta Deli Serdang Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Bulan Ramadhan
kota
Gubsu dan Fenomena Panic Buying Antara Edukasi dan Realitas di Lapangan
kota
Wabup Solok Besuk Bayi Terlantar di Puskesmas Bukit Sileh.
kota
PANIC BUYING MINYAK SIAPA YANG MENYEBABKANNYA DAN SEBERAPA SIAP INDONESIA HADAPI BADAI GEOPOLITIK?
kota
Tim Satreskrim Polres Palas bersama Diskoperindag Sidak LPG 3 Kg di Sibuhuan, Pedagang Jual Hingga Rp35 Ribu per Tabung
kota
Patroli Blue Light Polsek Sosa Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
kota
Gema Kemanusiaan TMMD 127 Ketika Seragam Loreng Menjelma Menjadi Obat Paling Mujarab bagi Rakyat
kota