Jasa Marga Perkuat Pelayanan Operasional, Prioritaskan Kepuasan dan Keselamatan Pelanggan*
Jasa Marga Perkuat Pelayanan Operasional, Prioritaskan Kepuasan dan Keselamatan Pelanggan
News
Baca Juga:Kepala Divisi Propam Polri, Brigjen Pol Agus Wijayanto, mengambil langkah tegas dengan memecat 15 anggota polisi yang terlibat dalam kasus pemerasan di konser Djakarta Warehouse Project (DWP) yang digelar pada akhir tahun 2024. Kasus ini menghebohkan publik setelah sejumlah oknum polisi kedapatan melakukan pungutan liar terhadap penyelenggara dan pihak terkait dalam acara tersebut.
- Ekspedisi Tim Wasev TMMD ke-123 : Uji Adrenalin di 10 Sungai Demi Infrastruktur Desa Pintu Padang dan Sayur Matua, Palas
- Menguji Adrenalin, Menembus 10 Aliran Deras Sungai: Brigjen TNI Mangaraja Simanjuntak, Dansatgas TMMD ke-123 Kodim 0212/TS, dan Pemkab Palas Tinjau
- Brigjen TNI Mangaraja Simanjuntak Tinjau Rehab Rumah Tidak Layak Huni di TMMD ke-123 Kodim 0212/TS: Wujudkan Hunian Layak untuk Warga Padang Lawas
Nama-nama yang dipecat, antara lain:
1. AKP Andi Pratama, anggota Polsek Setiabudi
2. IPTU Rudi Hartono, anggota Polres Jakarta Selatan
3. Bripka Faisal Nugraha, anggota Polsek Gambir
4. Briptu Siti Nurhasanah, anggota Polres Jakarta Timur
5. Bripka Hendri Setiawan, anggota Polsek Kemayoran
6. Briptu Muhammad Rizky, anggota Polsek Cilandak
7. Aipda Wira Anggoro, anggota Polres Jakarta Pusat
8. Briptu Asep Gunawan, anggota Polsek Tanjung Priok
9. Aipda Budi Santoso, anggota Polres Jakarta Barat
10. Bripka Eka Pratama, anggota Polsek Menteng
11. Briptu Dwi Kurniawan, anggota Polres Jakarta Utara
12. Aipda Ratna Dewi, anggota Polsek Cengkareng
13. Bripka Ivan Kurniawan, anggota Polsek Kalideres
14. Briptu Johan Taufik, anggota Polres Jakarta Timur
15. Bripka Bambang Sutrisno, anggota Polsek Sawah Besar
Brigjen Agus Wijayanto menyatakan bahwa tindak pemerasan yang dilakukan oleh para oknum tersebut sangat mencoreng nama baik Polri. "Tindakan semacam ini tidak dapat dibenarkan. Kami harus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk memecat mereka dan membawa kasus ini ke ranah hukum," tegas Agus dalam konferensi pers yang digelar pada hari ini.
Kasus ini bermula dari pengaduan yang diterima oleh penyelenggara DWP yang melaporkan adanya pemerasan oleh sejumlah anggota polisi yang meminta uang secara paksa di balik pelaksanaan acara tersebut. Setelah penyelidikan lebih lanjut, Divisi Propam menemukan bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan para oknum tersebut.
Menurut Agus, tindakan tegas ini adalah bentuk komitmen Polri dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan wewenang. "Kami akan terus melakukan evaluasi internal dan memastikan bahwa tidak ada lagi oknum yang merusak citra Polri," tambahnya.
Keputusan pemecatan ini disambut baik oleh masyarakat, yang berharap agar hal ini menjadi langkah awal untuk membersihkan institusi kepolisian dari oknum-oknum yang merusak integritas Polri.
Red
Jasa Marga Perkuat Pelayanan Operasional, Prioritaskan Kepuasan dan Keselamatan Pelanggan
News
Pemko Solok MelaksanakanMonitoring dan Evaluasi (monev) Terhadap Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis
News
Pemko Padangsidimpuan Bekali Pegawai dengan Pembinaan Spiritual, Ini Pesan Ustaz Mahmud
News
Isu Perlindungan Pelaku Perambahan Hutan Viral, Polres Tapsel Tegaskan Tak Sesuai Fakta
News
Gerakgerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Polisi Temukan 3 Paket Sabu di Wek II
Hukum
Bupati dan Wabup Hadiri Pelantikan Kadin Madina, Saipullah Dorong Investor Masuk dan UMKM Naik Kelas
News
Dari Muara Batang Toru ke Angkola Barat, Polres Tapsel Bongkar Dugaan Jaringan Sabu
News
Pesan Bupati Madina Saipullah Nasution di Maulid Nabi Jangan Terpecah karena Perbedaan
News
Peringatan HUT Kejaksaan ke81 di Madina, Bupati Saipullah Soroti Kolaborasi Lintas Sektor
News
Pimpin KONI Madina 2026&ndash2030, Muhammad Harun Ditantang Dongkrak Prestasi Atlet
News