Teater, Pembangunan, dan Sikap Kritis
Teater, Pembangunan, dan Sikap Kritis
News
Baca Juga:
- Bayi Baru Lahir Berwajah Sayat Dibuang di Pinggir Sungai Tengah Malam, Camat Geram Kerahkan Segala Upaya Hingga Pelaku Berhasil Diringkus
- Proyek Pengendalian Banjir Sungai Asahan Rp15 Miliar Diduga Dimanipulasi, PPK Akui Pekerjaan Tak Sempurna, Aturan Hukum Terancam Dilanggar
- Sungai Aek Sianciing Meluap, Pemkab Madina Bergerak Cepat Normalisasi Sungai Demi Selamatkan Warga Siabu
Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) yang dipimpin oleh Brigjen TNI Mangaraja Simanjuntak meninjau langsung perkembangan proyek ini di Desa Pintu dan Desa Sayur Matua, Palas. Kamis, (13/3/2025).
Dalam kunjungan ini, Brigjen TNI Mangaraja Simanjuntak didampingi oleh Kepala Staf Korem 023/KS, Letkol Inf Yusuf Saud Tanjung, S.I.P., M.Tr (Han), Dansatgas TMMD ke-123, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., serta Wakil Bupati Padang Lawas, Achmad Fauzan Nasution, Sekda Arpan Nasution juga Turut hadir pula perwakilan dari Polres Palas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Padang Lawas.
Kegiatan utama dalam peninjauan ini mencakup pengecekan jalan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas. Infrastruktur jalan yang memadai menjadi aspek krusial dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dalam program ini adalah pembangunan jembatan dan penerangan jalan. Setidaknya terdapat lebih dari 10 titik di mana akses jalan TMMD ke-123 harus melewati sungai.
Tanpa infrastruktur jembatan yang memadai, mobilitas masyarakat akan sangat terbatas, terutama di musim hujan yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan keterisolasian desa.
Selain itu, penerangan jalan juga menjadi faktor penting dalam mendukung keamanan masyarakat, khususnya di malam hari. Minimnya penerangan di beberapa titik strategis berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas.
Oleh karena itu, program ini tidak hanya fokus pada pembukaan dan pengerasan jalan, tetapi juga peningkatan fasilitas pendukung lainnya seperti penerangan umum dan rambu-rambu jalan.
Salah satu program utama dalam TMMD ke-123 adalah pengerasan dan pembukaan jalan baru di daerah yang sebelumnya sulit diakses. Pembangunan infrastruktur jalan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar desa, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Dengan adanya akses jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dan usaha masyarakat dapat berjalan lebih lancar. Petani dapat dengan lebih mudah membawa hasil panennya ke pasar, sementara pelaku usaha dapat menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa terkendala oleh kondisi jalan yang buruk.
Selain itu, pembukaan jalan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik. Warga desa akan lebih mudah mengakses fasilitas kesehatan dan pendidikan tanpa harus menempuh perjalanan panjang dan berisiko.
Dansatgas TMMD ke-123, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur desa.
"Kami berharap hasil dari TMMD ke-123 ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Pengerasan dan pembukaan jalan yang kami lakukan akan membuka akses lebih luas dan membantu meningkatkan kesejahteraan warga," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Staf Korem 023/KS, Letkol Inf Yusuf Saud Tanjung, S.I.P., M.Tr (Han), menekankan pentingnya kerja sama antara seluruh pihak yang terlibat.
"Keberhasilan TMMD ini tidak hanya bergantung pada TNI, tetapi juga peran aktif dari pemerintah daerah dan masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga," tegasnya.
Wakil Bupati Padang Lawas, Achmad Fauzan Nasution, turut mengapresiasi langkah TNI dalam membantu percepatan pembangunan di daerahnya.
"Kami sangat berterima kasih atas dedikasi TNI dalam membangun desa-desa di Kabupaten Padang Lawas. Program TMMD ini sangat membantu dalam membuka akses bagi masyarakat, dan kami akan terus mendukung program-program serupa di masa mendatang," ungkapnya.
Pelaksanaan TMMD ke-123 di Padang Lawas menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di wilayah yang masih tertinggal dari segi infrastruktur.
Dengan adanya pengecekan langsung dari tim Wasev Pusterad, diharapkan seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Program pengecekan jalan, pembangunan jembatan, serta pengerasan dan pembukaan jalan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan aksesibilitas desa, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Padang Lawas.zal
Teater, Pembangunan, dan Sikap Kritis
News
Mahasiswa Unimed Raih Juara III LKTN Nasional 2026, Soroti Pergeseran Nilai Pernikahan Semarga Mandailing di Era Digital
News
sumut24.co MEDAN, Wali Kota Medan, Rico Waas, secara resmi melantik Antonius Devolis Tumanggor sebagai Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengemba
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi melepas kontingen sepak bola yang akan berlaga dalam ajang Piala Soeratin tingk
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memberikan respons kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Te
News
Bukan Sekadar MoU, UNPAB Perkuat Langkah Menuju Kampus Berdampak Bersama KLH/BPLH RI
News
Nekat!Oknum Kepling di Medan Polonia Edarkan Ekstasi
News
TPPKK Kota Solok Raih Sejumlah Prestasi Pada Jambore Kader PKK keXXII di Bukittinggi
kota
Blusukan! Wapres Gibran Cek Pemulihan Pascabanjir Bandang di Batangtoru, Warga Titip Harapan Kampung Kembali Pulih
News
Disambut Penuh Antusias, Wapres Gibran Turun Langsung ke Huntara Tapsel, Warga Orangnya Baik dan Ramah
News