Semarak Peringatan Hari Kartini ke-147 di Medan, Perempuan Dari Berbagai Latar Tampil Menginsipirasi
sumut24.co MedanPeringatan Hari Kartini ke147 tingkat Kota yang digelar TP PKK Kota Medan berlangsung semarak dan penuh inspirasi di Ged
kota
Baca Juga:
Medan - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi (LHK) Provinsi Sumatera Utara Yuliani Siregar mengatakan, pada tanggal 23 November 2024 sekitar pukul 19.00 WIB diperoleh informasi melalui Media Sosial bahwa telah terjadi tanah longsor di sekitar kawasan Tahura Bukit
Barisan di Desa Doulu Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo dan Desa Semangat Gunung
Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo bukan karena perambahan dan illegal logging, akan tetapi murni karena curah hujan yang tinggi dan tekstur tanah yg berpasir..
"Penyebab terjadinya tanah longsor adalah murni karena intensitas curah hujan yang sangat tinggi yang terjadi selama 3 (tiga) hari secara berturut yang menyebabkan tanah menjadi lembek dan tidak stabil," jelas Kadis LHK Sumut Yuliani Siregar melalui Kepala UPTD. Tahura Bukit Barisan Kamalluzzaman Nasution, SP. M.Si kepada media, Jumat (30/11) petang di Medan..
Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan dari pantauan pusat titik tanah longsor dengan menggunakan drone, Tim UPTD. Tahura Bukit Barisan tidak menemukan adanya bekas kegiatan perambahan ataupun penebangan liar di area lokasi tersebut.
Material yang dibawa longsoran tersebut berupa bebatuan, tanah yang berpasir dan
kayu (kayu busuk dan kayu segar) dengan pusat/poros terjadinya tanah longsor berada
di ketinggian ± 300 Meter dari badan jalan lintas.
Dengan intensitas curah hujan sangat tinggi yang terjadi selama 3 (tiga) hari secara berturut, UPTD. Tahura Bukit Barisan langsung melakukan koordinasi dan memerintahkan personil yang berdomisili di sekitar lokasi terjadi longsor untuk melakukan peninjauan dan membantu evakuasi bekas longsoran
tersebut..
"Dan, pada Minggu, (24/11) hingga sekarang kita UPTD. Tahura Bukit Barisan bersama staf dan UPTD. KPH Wilayah I Stabat melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak tanah longsor di Desa Doulu Kecamatan Berastagi dan Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo dan bergabung dengan Bupati Karo, Kapolres Karo dan Dandim," ujar Kadis.
Oleh karena itu, kita dari Dinas LHK terus melakukan rehabilitasi hutan dan lahan yg diterpa tanah longsor dengan menanam tanaman bambu dan tanaman serbaguna MPTS (Multi Purpose Trees Species).
"Upaya yang dilakukan DLHK untuk mengatasi banjir ke depannya akan melakukan rehab DAS dengan menanami bambu dan pohon beringin di pinggiran sungai dan membuat DAM-DAM penahan pada daerah rawan longsor. Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk gemar tanam dan pelihara pohon. Masyarakat juga ikut menjaga kawasan hutan untuk tidak ditebangi," terang Kadis.
Selain itu juga, sebut Kadis, memberikan sosialisasi ke masyarakat yang tinggal dipinggiran kawasan hutan untuk selalu waspada terhadap terjadinya banjir dan tanah longsor.
"Sampai dgn saat ini UPT Tahura dan UPT KPH wil I Stabat masih bekerjasama dengan instansi lainnya untuk membantu mencari korban longsor di lapangan," ucap Kadis mengakhiri.rel
sumut24.co MedanPeringatan Hari Kartini ke147 tingkat Kota yang digelar TP PKK Kota Medan berlangsung semarak dan penuh inspirasi di Ged
kota
Prabowo Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik
News
KAMAK Soroti Kinerja Kadis Perkim Medan Terkait PBG dan Potensi Kebocoran PAD
kota
Medan sumut24.co Tertangkap tangan mencuri uang milik member (pelanggan) salah satu pusat kebugaran (fitness center) di Kota Medan petugas
Hukum
Tani Merdeka Sumut Gelar Festival Pasar Hewan &ldquoBobot Extreme&rdquo keV di Pematang Siantar
kota
Seleksi Pramuka Kabupaten Solok Menuju Jambore Nasional 2026 Dimulai
kota
Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
kota
Wali Kota bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke30 Tahun 2026
kota
Wali Kota melepas Karnaval dalam memeriahkan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar Tahun 2026
kota
Ketua Senat Unimed Prof. Syawal Gultom Wafat
kota