Pemkab Madina Diapresiasi Gelar Seminar Willem Iskander dan Sutan Takdir Alisjahbana
Pemkab Madina Diapresiasi Gelar Seminar Willem Iskander dan Sutan Takdir Alisjahbana
kota
Baca Juga:
Jakarta I Sumut24. co
Setiap 10 November, kita memperingati Hari Pahlawan Nasional. Pada era modern ini, kita tetap dapat menjadi pahlawan, misalnya dalam lingkup bagi keluarga, yakni melindungi keuangan keluarga.
Faculty Head Sequis Quality Empowerment, STAE, Yan Ardhianto Handoyo, AWP®, RFP®,mendorong masyarakat Indonesia yang sudah memiliki penghasilan agar memiliki misi menjadi pahlawan finansial bagi keluarganya karena jika keuangan keluarga terjaga dalam jangka panjang akan mudah bagi Anda menyiapkan masa depan anak dan kelak dapat pensiun tanpa menjadi beban bagi anak cucu.
"Dengan mulai memiliki misi menjadi pahlawan finansial akan membuat Anda berupaya mencari cara bagaimana cara meningkatkan nilai tabungan dan memperbesar aset secara tepat. Bahkan, Anda akan berupaya meningkatkan literasi asuransi agar dapat menggunakan manfaat asuransi pada masa mendatang jika dibutuhkan", sebut Yan.
Yan menguraikan lebih lanjut tips menjadi pahlawan finansial bagi keluarga Anda:
◢Persiapkan Dana Pendidikan Sejak Dini
Pendidikan merupakan investasi terbesar untuk mempersiapkan masa depan anak sehingga Anda perlu mengantisipasi kenaikan biaya pendidikan agar pendapatan dan tabungan cukup untuk menyekolahkan anak hingga ke pendidikan tinggi yang berkualitas.
Yan merekomendasikan untuk menempatkan dana pendidikan di instrumen yang aman seperti asuransi pendidikan karena jika hanya mengandalkan tabungan saja, saldo tidak akan cukup untuk kebutuhan biaya pendidikan karena biaya pendidikan cenderung mengalami kenaikan dan tabungan bisa habis bila sewaktu-waktu digunakan untuk kondisi darurat.
Menyiapkan dana pendidikan dengan asuransi pendidikan akan membantu orang tua merencanakan biaya pendidikan anak karenatidak seperti tabungan biasa, dana tidak bisa ditarik setiap saat, untuk memastikan target dana pendidikan bisa tercapai.Selain itu,terdapat manfaat perlindungan jiwa bagi orang tua sebagai Tertanggung sehingga bila terjadi risiko meninggal dunia selama masa pertanggungan asuransi, anak tetap dapat melanjutkan jenjang pendidikan. Dengan demikian orang tua dapat merasa tenang.
◢Prioritaskan Perlindungan dengan Asuransi Jiwa dan Kesehatan
Pastikan juga Anda memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa selagi sehat dan produktif. Asuransi jiwa dan asuransi kesehatan berperan penting dalam perencanaan keuangan karena berfungsi melindungi aset keluarga dari kebangkrutan dan kemiskinan saat terjadi risiko kehidupan yang datang mendadak, seperti sakit yang butuh biaya perawatan medis atau pencari nafkah meninggal dunia yang menyebabkan hilangnya penghasilan keluarga.
Salah satu produk asuransi dari Sequis yang dapat dipertimbangkan adalahSequis Q Infinite MedCare Shield Rider (IMC Shield)karena preminya terjangkau sehingga nasabah tetap dapat membagi pendapatannya untuk memenuhi kebutuhan lain. Keunggulan produk ini adalah premi terjangkau, Tertanggung sudah mendapatkan manfaat kamar satu tempat tidur saat rawat inap.
◢Kelola Utang dengan Bijak
Kemampuan mengelola utang dapat membantu menjaga kestabilan keuangan keluarga. Yan menyarankan untuk membatasi utang konsumtif hingga maksimal 15% dari total penghasilan. Bahkan, jika dapat lebih diminimalkan akan lebih baik.
Salah satu cara menghindari utang adalah membatasi belanja barang-barang yang masih bisa ditunda pembeliannya atau tidak perlu dibeli. Selain itu, sebaiknya jika memiliki dana tambahan, seperti bonus atau tunjangan, dapat dimanfaatkan untuk melunasi utang karena dalam utang selain kewajiban membayar pokok pinjaman juga terdapat bunga. Bila telat melunasi utang maka jumlah yang dibayarkan akan jauh lebih tinggi.
"Mereka yang memiliki kewajiban utang yang dibayar tepat waktu dan yang nilai utang konsumtifnya kecil atau bahkan tidak memiliki utang maka keuangan keluarganya lebih kuat dan lebih fleksibel pada berbagai pilihan untuk persiapan masa depan," sebut Yan.
◢Bangun Komunikasi Keuangan dalam Keluarga
Hal penting yang tidak boleh diabaikan adalah melibatkan seluruh anggota keluarga dalam perencanaan keuangan. Diskusikan tujuan keuangan keluarga, cara mencapainya, dan termasuk jika ada rencana pembelian aset, investasi, dan pengajuan pinjaman. Dengan demikian, setiap anggota keluarga dapat berperan aktif menjaga kesehatan keuangan bersama.
Yang menyarankan agar keuangan keluarga dikomunikasikan dengan baik kepada pasangan dan anggota keluarga lain sesuai tingkat usia dan kemampuan memahami finansial.
"Mengomunikasikan keuangan perlu dilakukan dengan baik demi mencegah konflik dan salah pengertian. Selain itu, dengan terbuka soal perencanaan keuangan kepada anggota keluarga maka akan membantu mendorong mereka berkeinginan ikut serta meningkatkan aset keluarga serta menjaganya dan berlatih meminimalkan gaya hidup konsumtif. Dengan demikian Anda berhasil menjadi pahlawan bagi keuangan keluarga," tutup Yan.(red)
Pemkab Madina Diapresiasi Gelar Seminar Willem Iskander dan Sutan Takdir Alisjahbana
kota
Menghidupkan Kembali &ldquoKompas Intelektual&rdquo yang Lahir di Tanah Mandailing
kota
Bupati Solok Meninjau Sekaligus Menyerahkan Bantuan Kepada Keluarga Korban Kebakaran
kota
Wabup Solok Apresiasi Peran Sekolah Islam dalam Membangun Generasi Quran
kota
Padangsidimpuan Gencarkan Gerakan Hidup Sehat, Wali Kota Turun Langsung di Gebyar IVA Test dan Senam Prolanis
kota
Madina Perjuangkan Dua Tokoh Besar Jadi Pahlawan Nasional, Seminar Ilmiah Soroti Jejak Sutan Takdir Alisjahbana dan Willem Iskander
kota
Meriah! Kapolres Padangsidimpuan Buka Turnamen Tenis Meja Cup 2026, Ratusan Atlet Siap Adu Skill
kota
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Padang Lawas Achmad Fauzan Nasution Ajak Warga Buka Data Sejujurjujurnya
kota
Bupati dan Wabup Padang Lawas Turun Langsung, Umumkan Proyek Pembangunnan Rp7,35 Miliar di Huristak
kota
Polres Padang Lawas Gelar Aksi Bersih Rumah Ibadah Sambut HUT Bhayangkara ke80, Wujud Nyata Pengabdian ke Masyarakat
kota