KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
Kepala Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqien mengatakan, pertumbuhan kredit bank umum yang didorong oleh peningkatan di sektor konsumtif, investasi, dan korporasi mencerminkan stabilitas sektor perbankan.
Di sisi lain, perekonomian daerah didukung oleh peningkatan ekspor, investasi, serta konsumsi rumah tangga, meskipun tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi masih mempengaruhi beberapa sektor.
"Namun, kenaikan harga komoditas utama memberikan dorongan bagi ekspor dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Secara global, ketidakpastian ekonomi masih memengaruhi Sumatera Utara, terutama akibat konflik geopolitik dan lambatnya pemulihan ekonomi di Tiongkok, salah satu mitra dagang terbesar," kata Khoirul Muttaqien di Medan, Selasa (15/10/2024).
Khoirul Muttaqien menjelaskan, purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur di Tiongkok berada di zona kontraksi pada 49,3, yang menahan kinerja ekspor Sumatera Utara. Namun, harga CPO yang meningkat hingga USD 1.050 per metrik ton mendorong ekspor komoditas ini dapat tumbuh 1,3% (yoy) setelah mengalami kontraksi pada triwulan sebelumnya.
Pada triwulan II 2024, ekonomi Sumatera Utara tumbuh sebesar 4,95% (yoy), meningkat dari 4,88% pada triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan ekspor, impor, dan investasi, yang turut didukung oleh kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara dan harga komoditas utama seperti Crude Palm Oil (CPO).
Konsumsi rumah tangga, meski lebih moderat dengan pertumbuhan 5,40% (yoy), tetap menjadi pilar utama PDRB, menyumbang 51% dari total ekonomi.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara didorong oleh peningkatan ekspor sebesar 1,3% (yoy), yang pulih dari kontraksi di triwulan sebelumnya, berkat kenaikan harga CPO. Sektor-sektor utama menjadi penopang pertumbuhan ekonomi meliputi pertanian yang tumbuh 3,72% (yoy) berkat peningkatan produksi kelapa sawit dan normalisasi harga pupuk.
Industri pengolahan juga tumbuh 4,44% (yoy), didorong oleh pemulihan harga CPO dan ekspor produk-produk berbasis komoditas. Selain itu juga sektor konstruksi mencatat pertumbuhan 6,45% (yoy) karena proyek-proyek besar seperti PON XXI dan revitalisasi infrastruktur.
Sektor jasa keuangan tetap konsisten memberikan kontribusi positif dalam mendorong perekonomian Sumatera Utara, terutama melalui penyaluran kredit dan dukungan terhadap sektor-sektor penggerak ekonomi utama seperti pertanian, industri, dan konstruksi.
Dengan stabilitas yang terjaga dan kontribusi yang signifikan dalam mendorong investasi serta konsumsi, sektor jasa keuangan diharapkan terus menjadi pilar utama dalam memperkuat perekonomian daerah. OJK terus mendorong SJK agar berkontribusi dalam menghadapi tantangan global dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih berkelanjutan bagi Sumatera Utara.(red)
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News