Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
Baca Juga:
DELISERDANG-Cuaca panas yang menerpa kawasan Stadion Madya Atletik, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) venue Drumband PON XXI Aceh-Sumut 2024 cukup menguras stamina para atlet yang ikut berlomba.
Beberapa atlet harus berjalan cepat membawa alat musik seperti, trompet, bas perkusi di bawah terik matahari. Tentunya sangat menguras tenaga selama dua hari perlombaan kategori Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) PON XXI Aceh-Sumut.
Meski begitu, Tim DI Yogyakarta tidak mengalami kendala sama sekali. Sang Pelatih Sidiq Jefry mengaku tidak terlalu mempersoalkan cuaca.
Sebab, mereka sudah beradaptasi dengan cuaca seperti ini. "Tidak ada masalah. Kami sudah terbiasa dengan cuaca seperti ini. Jadi, walaupun kami belum mendapat emas di hari kedua pertandingan juga bukan faktor cuaca," jelasnya, Minggu, (8/9/2024) di lokasi.
Begitu juga, Pelatih Kontingen Drumband Kalimantan Tengah (Kalteng), Hari Rinaldo mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan cuaca terik di venue lomba.
"Bagus, kondisi anak-anak juga fit," kata Hari.
Demikian juga Ketua Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) DKI Jakarta, Brigjen Panca Iswandaru. Ia mengaku tak mempermasalahkan cuaca panas di lokasi lomba.
"Cuaca nggak masalah, Anak-anak sudah terbiasa," jelasnya.
Sementara itu, salah satu atlet Kontingen Sumatera Utara (Sumut) sempat pingsan saat tengah berlomba di nomor 800 campuran kategori LBJP.
Akibatnya, kontingen Sumut mendapatkan penalti dan harus mendapatkan pengurangan 75 poin. Akibatnya, kontingen Sumatera Utara harus puas berada di posisi kedelapan nomor 800 meter campuran dengan nilai 849,15.
Pelatih kontingen Drumband Sumut, M Syahrizal menjelaskan jika atlet wanita yang pingsan saat lomba lantaran sedang datang bulan.
"Itu sedang datang bulan," ucapnya.
Sedangkan, Pelatih Drumband Surabaya, Andi Hasan Selamat mengakui perlu adaptasi dengan cuaca di Sumut.
Meski demikian, dirinya tidak melakukan perubahan strategi menghadapi para pesaing.
Andi tetap instruksikan kepada anak asuhnya langsung bermain cepat begitu lomba dimulai. "Tidak ada perubahan strategi. Tetap main cepat sejak awal start. Nggak harus menunggu putaran kedua," katanya. Rel
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
kota
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
kota
Terungkap! Skema Distribusi Air PDAM Tirtanadi Tapsel&ndashPadangsidimpuan, Ini Fakta Sebenarnya, Dari Pajak Hingga Biaya Pasang
kota
UNIQLO Hadirkan Koleksi Kapsul Musim Panas 2026 UNIQLO F.RISSO, Pakaian Seharihari dengan Sentuhan Seni ItaliaTersedia mulai 22 Juni 2026 J
Umum
Delapan Bulan Terputus, Warga Medan Krio Desak Perbaikan Jembatan PenghubungMedansumut24.co Jembatan penghubung di Jalan Pelita, Desa Medan
News
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
kota
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyambut kepulangan para jamaah haji asal daerahnya dalam sebuah acara yang be
News