Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
Baca Juga:
MEDAN-Setiap orang memiliki cara berbeda-beda saat memberikan dukungan ke tim atau provinsi yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara. Salah satu yang unik datang dari suporter Papua.
Sekelompok suporter terlihat mengunyah sirih atau pinang muda saat jelang menyaksikan pertandingan PON XXI cabang olahraga (cabor) Hockey Indoor Papua di Gedung Serbaguna Universitas Negeri Medan (Unimed).
Tentu pemandangan ini menarik perhatian. Para suporter dari Papua ini terlihat berdiri-diri di trotoar depan Gedung Serbaguna Unimed sambil makan pinang.
Apa yang suporter Papua lakukan ternyata memiliki makna tersendiri. "Bagi kami makan pinang dan sirih ini serasa ngunyah permen karet. Merileks kan pikiran dan menghilangkan bau mulut," ungkap Patrik.
Pria yang sejak 3 September 2024 sudah tiba di Medan dengan perjalanan pesawat turut membawa bekal pinang muda dari daerahnya di Kota Biak.
"Ini sudah menjadi tradisi di Papua, mulai dari anak-anak hingga orang tua suka makan pinang," imbuh pria berusia 54 tahun itu.
Dan kebiasaan tersebut tidak hanya dilakukan di tempat tinggalnya, tapi juga ketika dirinya melakukan perjalanan ke daerah lain.
Meskipun pinang muda bisa saja didapatkan di lokasinya berada, namun dirinya malah tetap membawa pinang asli dari Papua.
Bentuk pinang yang dikonsumsinya lebih kecil dengan kulit yang masih sangat hijau. Kemudian dinikmati dengan buah sirih yang bentuknya panjang.
Sementara itu Mama Manggara menjelaskan cara makan pinang dan sirih juga memiliki aturan main.
Mulanya dia memakan pinang, selanjutnya barulah makan buah sirih yang dicelup sedikit kapur. "Jangan makan buah sirih sama kapur duluan, nanti lidah terbakar," tambahnya.
Mama Manggara mengatakan alasan mengapa sampai dirinya harus repot membawa pinang dan buah sirih jauh-jauh dari Papua sampai-sampai ikut naik pesawat, padahal bisa juga didapat di lokasi dirinya berkunjung.
"Biar lebih mudah saja. Jika sudah terbiasa makan pinang, beberapa jam enggak makan pinang kita jadi gelisah. jadi makan pinang ini juga bisa bikin candu," imbuhnya.
Jelang pertandingan sebelum masuk ke arena pertandingan Mama Manggara bergabung bersama supoter Papua lainnya menikmati pinang muda sambil membincangkan berbagai hal.
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
250 Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Hari Anak Nasional, Dandim 0212/Tapsel Mereka adalah Masa Depan Bangsa
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Kisruh di internal Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara tentang
News
Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
kota
Teguh Santosa Lantik Pengurus JMSI DKI Jakarta, Tekankan Organisasi Solid dan Pers sebagai Pencerah Bangsa
kota
Wali kota Solok Ramadhani Kirana PutraResmian Grand Opening Solok Arena Mini Soccer.
kota
Anto Genk Luruskan Makna "Londo Ireng" Presiden Prabowo dalam Rakercab JMSI Tabagsel 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menerima kunjungan kehormatan dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (K
News
sumut24.co ASAHAN, Ketentuan hukum sangat tegas mengenai pengembalian kerugian keuangan negara atau daerah paling lambat 60 hari sejak Lap
News
254 Proposal, 13 Kelompok Terpilih Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Karya Menuju Pementasan Jakartasumut24.co 3 Agustus 2026
Umum