Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo
Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo
kota
Baca Juga:
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan, pembangunan transportasi massal di daerah perkotaan merupakan kebutuhan mendesak demi menunjang mobilitas harian masyarakat. Menurutnya, sistem transportasi massal yang efisien diperlukan untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan menurunkan tingkat kemacetan.
"Nah, ini yang di kota-kota ini, katakanlah Jabodetabek, konsep prinsip pembangunan transportasi massal itu mandatory (keharusan), tidak bisa kita hindari," jelasnya dalam acara Hari Perhubungan Nasional Tahun 2024 di JIEXPO Kemayoran Convention Center Jakarta, Jumat (6/9/2024).
Mendagri menjelaskan bahwa kemacetan yang terjadi di kota-kota besar sering kali menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan. Karena itu, solusi mengatasi kemacetan seharusnya diambil lebih awal, sebelum mencapai tingkat yang merugikan.
Mendagri juga menyebutkan bahwa kebutuhan moda transportasi di setiap daerah berbeda-beda, tergantung kondisi geografis masing-masing wilayah. Menurutnya, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan persebaran penduduk yang tidak merata, sehingga setiap wilayah memiliki prioritas pada jenis kebutuhan transportasi tertentu.
Dirinya mengumpamakan, di Pulau Jawa yang padat penduduk, kebutuhan terhadap transportasi darat sangat tinggi dan kompleks. Sementara di daerah seperti Papua yang penduduknya lebih tersebar, transportasi dasar yang menghubungkan wilayah-wilayah terpencil menjadi lebih penting daripada infrastruktur transportasi canggih.
Selain itu, Mendagri menggarisbawahi bahwa pembangunan infrastruktur transportasi memerlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan desa. Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan pembangunan yang memadai.
"Saya berpikir bahwa untuk bisa membangun sistem transportasi, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah menjadi penting, karena ada pembagian tugas, untuk jalan nasional dibangun oleh APBN oleh Kementerian PUPR, jalan provinsi oleh APBD oleh gubernur, jalan kabupaten/kota untuk wali kota/bupati dengan APBD kabupaten/kota," tekannya.
Mendagri menyarankan agar semua pihak terutama pengambil kebijakan di berbagai tingkatan pemerintahan, memiliki pola pikir yang sama dan bekerja sama untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, dengan adanya kerja sama dan kesamaan tujuan, pembangunan infrastruktur transportasi bisa dilakukan dengan lebih baik demi kesejahteraan masyarakat.
"Ini memerlukan kesamaan mindset dan perlu hati, karena ini untuk kepentingan rakyat," tegasnya.
Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo
kota
Pesan Tegas Wabup Paluta Saat Lantik 6 Pejabat Buktikan Amanah dengan Kinerja, Bukan Sekadar Jabatan
kota
Kapolres Padangsidimpuan Pastikan Bulls Motion Unity Fest Digelar Aman, Risk Assessment Dilakukan Polda Sumut
kota
APBD Madina 2025 Capai Rp1,81 Triliun, Bupati Saipullah Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Akuntabel
kota
Bupati Madina Bongkar Dampak Efisiensi Anggaran Proyek Jalan, Sekolah hingga Irigasi Terpaksa Dibatalkan
kota
Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis Soroti Ketimpangan Bantuan Pemprov Sumut "Jangan Jadikan Mandailing Natal Anak Tiri"
kota
GEMA PENA Kepemimpinan Brigjen Pol. Tatar Nugroho Perkuat Kepercayaan Publik terhadap BNNP Sumut
kota
sumut24.co ASAHAN, Menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memperkuat kemitraan strategis lintas elemen masyarakat menjadi fokus utam
News
sumut24.co ASAHAN, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melaksan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melantik dan mengambil sumpah 16 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (P
News