Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai dan PT Pertamina EP mengambil langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Jalan KL. Yos Sudarso, Medan.
Ke dua perusahaan menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL), Senin (19/8/2024). Perjanjian ini bertujuan untuk menyediakan daya listrik sebesar 865.000 VA bagi PT Pertamina EP di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Perjanjian penting ini ditandatangani oleh Manager PLN UP3 Binjai, Darwin Simanjuntak, dan Senior Manager Productions and Projects Zona 1 PT Pertamina EP, Tedjo Sumantri. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Saleh Siswanto. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat dan perekonomian lokal, khususnya di wilayah kerja PLN UP3 Binjai.
Darwin Simanjuntak mengatakan pentingnya sinergi antar BUMN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Dengan perjanjian ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung kebutuhan energi masyarakat serta industri di wilayah Sumatera Utara. Kerja sama ini adalah bukti nyata dari dedikasi kami untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan," ujar Darwin.
Tedjo Sumantri, Senior Manager Productions and Projects Zona 1 PT Pertamina EP, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik yang andal bagi operasional mereka di Pangkalan Susu.
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik yang andal bagi operasional kami di Pangkalan Susu, sehingga kami dapat terus berkontribusi secara maksimal dalam pengembangan energi nasional," ucap Tedjo.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menambahkan bahwa kolaborasi yang kuat antar BUMN selama lima tahun terakhir di bawah kepemimpinan Erick Thohir telah membawa perubahan positif yang signifikan.
"Implementasi tata nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang diterapkan oleh BUMN, termasuk PLN, telah menciptakan fondasi yang kokoh untuk bekerja sama dengan berbagai pihak. Kerja sama antara PLN dan Pertamina EP ini adalah contoh konkret dari nilai kolaboratif yang terus kami kembangkan, demi memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat dan bangsa," ungkap Saleh.
Saleh menekankan bahwa melalui tata nilai AKHLAK, PLN berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan pelanggan. "Kolaborasi yang kami jalankan ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat bersama-sama membangun Indonesia yang lebih kuat dan mandiri," tambahnya.
Dengan adanya perjanjian ini, diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan sinergi antar BUMN, tetapi juga menjadi langkah awal dalam menciptakan kerja sama lebih luas untuk kepentingan bangsa dan negara. (C04)
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News