Nelayan Pesisir Pantai Bedagai Gelar Isra’ Mi’raj, 400 Anak Yatim Menerima Santunan
Sergai sumut24.co Dalam semangat berbagi dan menyisihkan rezeki, Nelayan Pesisir Pantai Bedagai menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muh
News
Baca Juga:
P.Siantar l Sumut24.co
Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA mendukung Cegah Perkawinan Anak. Salah satunya, melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menggelar Sosialisasi Cegah Perkawinan Anak dalam program Bincang Seputar Anak (BSA). Sosialisasi yang melibatkan 200 siswa-siswi SMA se-Kota Pematangsiantar itu dilaksanakan di Balai Bolon Lapangan Adam Malik, Senin (19/08/2024).
Menurut dr Susanti, Dinsos P3A Kota Pematangsiantar sengaja menggelar kegiatan outdoor bagi siswa-siswi SMA. Alasannya, selama ini siswa-siswi selalu belajar di kelas (indoor). Sekaligus, melatih siswa-siswi tetap fokus di tengah hiruk-pikuknya aktivitas masyarakat Kota Pematangsiantar di sekitar Lapangan Adam Malik.
"Luar biasa anak-anak semua yang tetap fokus di acara ini. Padahal di sekitar sini sangat banyak aktivitas masyarakat lainnya. Jadi ini latihan agar fokus pada satu kegiatan," kata dr Susanti.
dr Susanti melanjutkan, masa SMA adalah masa paling indah. Sebab di SMA hanya ada dua kondisi yang dirasakan, yaitu senang dan sangat senang.
"Di masa SMA itu tidak ada susahnya. Banyak kegiatan, sehingga merupakan masa paling indah dan bahagia," sebut dr Susanti.
Karena itu, sambungnya, masa-masa di SMA tidak boleh terlewatkan begitu saja. Jangan sampai masa SMA terganggu dengan adanya perkawinan anak atau perkawinan dini. Sebab, dampak perkawinan anak sangat banyak. Apalagi, berumah tangga itu membutuhkan kesiapan mental, fisik, dan juga materi.
"Memang angka perkawinan anak terus menurun jumlahnya. Namun tetap harus kita cegah. Pemerintah Kota Pematangsiantar mendukung program Cegah Perkawinan Anak. Kepada anak-anak peserta sosialisasi, agar tetap fokus dalam kegiatan ini karena banyak manfaat dari informasi-informasi yang diberikan narasumber," terang dr Susanti.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial P3A Kota Pematangsiantar Pardomuan Nasution SS MSP dalam laporannya memaparkan kegiatan BSA tersebut merupakan kalo ketiga. Kegiatan pertama dilaksanakan di Lapangan Merdeka/Taman Bunga dengan melibatkan kaum ibu dari ormas agama. Kegiatan kedua di Kecamatan Siantar Selatan.
Pardomuan menerangkan, kegiatan tersebut digelar berdasarkan kekhawatiran adanya rilis dari Komnas Perempuan yang menyebutkan terdapat 4 persen perempuan usia 1-24 tahun cerai hidup di perkotaan, dan 14,57 persen di pedesaan.
Sosialisasi yang dilaksanakan, katanya, merupakan bentuk kepedulian Pemko Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA untuk memberikan informasi dan pengetahuan terhadap anak (usia 0-18 tahun) tentang pernikahan dini.
"Pernikahan anak atau pernikahan dini banyak berakhir tragis. Bahkan setelah perceraian, bukan hanya anak telantar, bahkan sang ibu juga," sebutnya.
Kata Pardomuan, merupakan hak dasar bagi anak untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya. Jika aktivitas kegiatan belajarnya diambil untuk aktivitas rumah tangga, maka cita-citanya kandas.
Hadir sebagai narasumber, Marice Simarmata dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar, Rizty Desta Mahestri Ginting MPsi (Psikolog), serta mahasiswa KKN Fakultas Hukum UPMI.
Turut hadir, mewakili Kapolres Pematangsiantar Kanit PPA Satreskrim IPDA Suhaira Marbun SH, OPD, TP PKK Kota Pematangsiantar Pokja I dan Pokja IV, guru pendamping, serta siswa-siswi SMA. (LP)
Sergai sumut24.co Dalam semangat berbagi dan menyisihkan rezeki, Nelayan Pesisir Pantai Bedagai menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muh
News
Medan Sumut24.coTudingan salah satu penyebab kebocoran Pendapan Asli Daerah (PAD) dari bidang reklame yang menyebutkan dirinya sebagai pel
Hukum
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
kota
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
kota
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
kota
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
kota
Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 202
kota
Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
kota
BAKOPAM Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan, Dukung Pemberantasan Narkoba dan Judi Online
kota
Medan sumut24.co Polrestabes Medan membongkar praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang melibatkan jaringan pelaku d
Hukum