Selasa, 31 Maret 2026

Dugaan Korupsi Rp 700 Juta, Kacabjari Tahan 3 Pejabat UINSU Tuntungan

Administrator - Kamis, 18 Juli 2024 08:21 WIB
Dugaan Korupsi Rp 700 Juta, Kacabjari Tahan 3 Pejabat UINSU Tuntungan
Istimewa

Deliserdang – Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam di Pancurbatu menetapkan tiga tersangka atas kasus dugaan korupsi pengerjaan rehabilitasi pagar kampus IV Tuntungan anggaran 2020 lalu. Ketiga nya langsung dititipkan ke Lapas Kelas IIA Pancurbatu, Selasa (16/07/2024) sore.

Baca Juga:

Kacabjari Pancurbatu, Yus Iman Mawardin Harefa, SH, MH didampingi sejumlah anggotanya kepada sejumlah awak media membenarkan penetapan ketiga tersangka tersebut.

"Setelah melalui sejumlah pemeriksaan, saat ini kita tetapkan tiga tersangka atas dugaan kasus korupsi pembangunan kampus UIN Sumatera Utara di Tuntungan. Dimana dugaan tersebut atas pembangunan pagar dan gapura di anggaran tahun 2020 lalu," sebutnya.

"Atas kerugian tersebut setelah dilakukan penghitungan atau audit terjadi kerugian negara mencapai Rp. 429.817.223 juta untuk rehabilitasi pagar kampus IV dan pembangunan gapura sebesar Rp. 365.349.161 juta. Dan itu merupakan atau menjadi kerugian negara," ungkap Kacabjari tersebut.


Lebih lanjut dikatakan Yus Iman, bahwa dalam kasus tersebut, akan ada tersangka lain atau tersnagka baru selain ketiga tersangka yang sudah di tetapkan.

"Terkait hal ini tidak tertutup kemungkinan ada tersangka baru selain ketiga yang sudah kita tetapkan. Dan untuk hal itu sudah kita lakukan panggilan, " sebut nya.

"Ada pun ketiga tersangka nya masing-masing berinisial, Prof. Dr. Phil. ZF, MA (57) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Irwansyah, SE (54) selaku agen pengadaan unit kerja barang dan jasa dan S (46) yang perannya sebagai konsultan perencanaan," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam di Pancurbatu itu.


Untuk pasal yang dijerat atas ketiga tersangka, pasal 2 ayat (1) sub pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana yang diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 18 ayat (1) UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana. Dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.


Hasil pantauan saat ketiga tersangka hendak dimasukkan ke mobil tahanan Kejaksaan Pancurbatu tersebut, salah satu tersangka sempat berpamitan kepada istrinya yang selama berjam jam menunggu diluar kantor Kejaksaan Pancurbatu.

Terlihat sangat istri memeluk erat sang suami (yang menjadi tersangka) dengan erat sambil meneteskan air mata nya. Sang istri salah satu tersangka tersebut sempat dibawa ke ruang lobby Kejaksaan untuk ditenangkan sejumlah pegawai wanita yang saat itu berada di lokasi. Wanita paruh bawa tersebut sempat menangis histeris melihat kondisi sang suami sudah mengenakan rompi tahanan dengan tangan terborgol tersebut.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
Diduga Terima Rp400 Juta Fee Korupsi APD Covid-19, Pejabat Dinkes Sumut Emirsyah Harahap Masih Bebas
Kunjungan KPK Beri Nilai Pemkab Asahan Sebagai Percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026
Dekan FEBI UINSU Respons Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Perbaikan Fasilitas
FORSOMAKAR Soroti Fasilitas FEBI UINSU, Desak Evaluasi Menyeluruh
Plt. Sekda Dorong Transparansi dan Akuntabilitas di Rapat IPKD MCSP Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru