Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Baca Juga:
Acara tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Padang Lawas Utara Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, S.STP., MM., Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara yang diwakili oleh Sekretaris BKKBN Yusrizal Batubara, S.Sos., Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara Mukhlis Harahap, S.Hi., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara Hartam Ediyanto, SH., M.Hum., Kakan Kemenag Paluta Drs. H. Safiruddin Harahap, M.Pd., Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Makmur Harahap, ST., MM., Pabung Paluta 0212/TS Mayor Inf. Takbir Dahalu, Kapolsek Padang Bolak AKP Harun Manurung, S.H., Para Asisten dan Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat se Kabupaten Padang Lawas Utara Ketua Baznas Kabupaten Padang Lawas Utara, Tim LGCB ASR Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Sumatera Utara, Pimpinan Intansi Vertikal, BUMN, Pimpinan Perguruan Tinggi, Organisasi Profesi Kesehatan dan Perusahaan Swasta, Kepala Puskesmas, Koordinator Balai Penyuluh KB Kecamatan, Kepala Desa/Lurah Lokus Stunting, Satgas Stunting Kabupaten Padang Lawas Utara, dan tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (P3AP2KB) Hasbullah Harahap, S.Sos., MM., dalam laporannya menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak, jika anak terlahir sehat tumbuh dengan baik dan didukung oleh pendidikan yang berkualitas maka mereka akan menjadi generasi yang menunjang kesuksesan pembangunan bangsa.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara yang diwakili oleh Sekretaris BKKBN Yusrizal Batubara, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya penanganan penurunan stunting harus dilakukan sedini mungkin, untuk menghindari dampak jangka panjang yang sangat merugikan, yang menyebabkan keterlambatan tumbuh kembang, yang akan mempengaruhi perkembangan otak dan tingkat kecerdasan anak yang tidak maksimal, sehingga berisiko menurunkan produktivitas pada saat dewasa, menjadikan anak lebih rentan terhadap penyakit dan akan beresiko lebih tinggi menderita penyakit kronis dimasa dewasa pada nantinya.
Penjabat (Pj) Bupati Padang Lawas Utara Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, S.STP., MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya percepatan penurunan stunting perlu menyasar penyebab langsung dan tidak langsung terjadinya stunting, melalui pendekatan menyeluruh yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi mulai dari seluruh OPD, Camat, Kepala Desa, mitra kerja dan para pelaku usaha hingga elemen masyarakat lainnya, intervensi spesifik merupakan kegiatan yang langsung mengatasi terjadinya stunting seperti asupan makanan, infeksi, status gizi ibu, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan, yang umumnya ditangani oleh sektor kesehatan.
intervensi sensitif mencakup: (a) peningkatan penyediaan air bersih dan sarana sanitasi; (b) peningkatan akses dan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan; (c) peningkatan kesadaran, komitmen dan praktik pengasuhan gizi ibu dan anak; serta (d) peningkatan akses pangan bergizi, intervensi gizi sensitif umumnya dilaksanakan di luar Kementerian Kesehatan.
Beliau juga mengatakan upaya percepatan penurunan stunting pada acara Rembuk Stunting Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2024 salah satunya dalam bentuk komitmen bersama untuk menyusun, merencanakan dan melaksanakan kegiatan upaya penanganan intervensi oleh semua sektor terkait untuk pencapaian prevalensi stunting dari 21,80% pada tahun 2023 turun minimal menjadi 14% di tahun 2024, kerja keras dan kerja sama terintegrasi sangat diharapkan untuk pencapaian tersebut.
"Saya kembali sampaikan kepada mitra kerja TPPS seperti PT. TN, PT. ANJ, PT. BAS dan Bank Sumut yang hadir, agar bersama-sama dengan Pemkab Paluta untuk terlibat menurunkan prevalensi stunting melalui bentuk program atau kegiatan Bapak Asuh Anak Stunting yang menyasar langsung kepada sasaran" ujar Bupati.zal
Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para peserta BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 untuk menjun
kota
sumut24.co MedanPT Bank Sumut menggelar acara Akad Massal KPR Sejahtera Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perum
Umum
SMP dan SMA AlAmjad Masuk Jajaran Sekolah Berprestasi Nasional Versi PuspresnasMedansumut24.co SMP AlAmjad dan SMA AlAmjad mencatatkan p
News
Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran
kota
Ketum PP PNPI Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945
kota
Wabup Madina Ikut Penerbangan Pertama Wings Air Rute KNOJHN
kota
MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri
kota
Tak Berkutik! Puluhan Minuman Beralkohol Disita Saat Polisi Razia Kafe di Padang Lawas
kota
Diduga Kumpul Kebo, 39 Penghuni Rumah Kos di Padangsidimpuan Dibawa ke Mapolres
kota