Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
- Ketua KPPU Temui Luhut, Soroti Minimnya Respons Pemerintah Atas Saran Kebijakan Persaingan Usaha9 opp
- Satresnarkoba Polres Asahan Tangkap Pengedar Sabu Dengan BB 10 Gram di Kisaran Barat
- Satres Narkoba Polres Asahan Gagalkan Peredaran Narkoba Dari Tangan Kurir Dan BB Narkotika Sabu 50 Kg di 2 Lokasi
MEDAN I Sumut24 co
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menunaikan Salat Iduladha 1445 Hijriah bersama ribuan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya di Masjid Agung Medan, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (17/6) pagi.Kedatangan Pj Gubernur Sumut Hassanudin didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Teinugroho, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Muhammad Armand Effendy Pohan. Juga hadir Sekretaris DPRD Sumut Zulkifli, sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Agung Medan dilaksanakan tepat pada pukul 07.15 WIB. Bertindak sebagai imam Ustaz Muhd Syukur Siregar dan sebagai khatib Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut Ardiansyah.
Pj Gubernur Sumut Hassanudin menyampaikan, sangat merasa bahagia bisa menunaikan ibadah Salat Iduladha di Masjid Agung Medan, bersama ribuan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya. Ia pun mengatakan, perayaan Iduladha sebuah peristiwa yang harus dimaknai sebagai pesan simbolik agama, yang menunjukkan ketakwaan, keikhlasan, dan kepasrahan pada Sang Pencipta.
"Mari kita ambil hikmah Iduladha ini, untuk terus meningkatkan ketakwaan, keiklasan kita kepada Yang Maha Kuasa, serta cinta keluarga dan sesama," kata Pj Gubernur Sumut, usai melaksanakan Salat Iduladha 1445 H.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Sumut Ardiansyah dalam khutbahnya, yang mengangkat tema "Sayangi Keluarga" menyampaikan, ibadah kurban hakikatnya mengingatkan kembali kepada kisah keluarga Nabi Ibrahim dan pengorbanan mereka.
Menurutnya, berbicara tentang keluarga Nabi Ibrahim dan pengorbanan mereka bukanlah untuk nostalgia dan membongkar cerita lama. Namun untuk memperbincangkan sistem kehidupan keluarga yang benar-benar perlu dihidupkan kembali di tengah masyarakat modern saat ini.
"Keluarga ibrahim merupakan lambang kepatuhan dan ketundukan seorang hamba Allah, serta kepatuhan seorang anak terhadap orang tuanya. Kita harus bercermin kepada kisah keluarga ini dan menjadikannya contoh di tengah-tengah keluarga kita," ajak Ardiansyah.**
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota