Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Baca Juga:
- Wakil Bupati Asahan Rianto Resmikan Gedung Persiapan MAN 3 Asahan, Bukti Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga ke Desa
- SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut
- Bupati Asahan Resmikan Bimtek Kabupaten Anti Korupsi, Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Transparan
Pemerintah Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) launching program baru Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan Tambahan pada Anak dan Balita di Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Madina,Sumatera Utara, Kamis (6/6/2024).
Wakil Bupati (Wabup) Madina saat menghadiri, Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan program ini sangat baik untuk anak-anak. Permainan tradisional, permainan yang erat kaitannya dengan tradisi masyarakat setempat dan sesuai dengan adat di suatu tempat.
Permainan tradisional, kata Atika Nasution biasanya memakai bahan dan barang-barang sederhana yang banyak dijumpai di kehidupan sehari-hari masyarakat.
Dengan bermain tanpa gadget, anak-anak banyak melatih kemampuan diri seperti menjadi lebih fokus, melatih motorik halus dan kasar. Belajar menjadi sebuah kelompok untuk saling menghargai hingga dapat meningkatkan kemampuan berhitung, dan menciptakan suasana menyenangkan.
"Saat anak-anak bermain, selain kita melihat mereka bersenang-senang, mereka juga akan belajar banyak hal. Salah satunya melatih teamwork dan belajar sabar," kata Atika.
Atika Nasution memberi contoh, dengan bermain ada yang menang dan kalah. Anak-anak bisa tahu cara untuk ikhlas saat kalah bermain. "Dari situ mereka akan terlatih," lanjutannya.
Menurut Atika Nasution, gawai banyak membuat manusia terlena. Dengan membuka sosial media tanpa disadari anak-anak akan terlena dengan waktu dan meninggalkan kewajiban mereka.
"Nanti niatnya buka tiktok sebentar, nggak sadar mahal jadi sejam, malah jadi seharian. PR adik-adik jadi nggak ada yang selesai. Inilah hal yang buruk dan tidak bertanggungjawab," kata Atika.
Kegiatan ini didasari atas keresahan anak-anak menggunakan gawai yang berlebihan. Menurut Atika, penggunaan gawai yang berlebihan memiliki dampak yang sangat negatif.
Beberapa permainan yang dilauncing yaitu, egrang, mewarnai, lompat tali, terompah gajah, terompah panjang, congklak, kelereng, jembatan tapanuli.zal
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni
kota
Ketika Loungewear dan Underwear Bertransformasi Menjadi Elemen Gaya Leticia Joseph, Mima Shafa dan berbagai Selebriti lainnya Berbagi Persp
Umum
Teater Koma Hadirkan Kembali Rumah Sakit Jiwa, Refleksi tentang Kemanusiaan yang Terus Relevan di Setiap Zaman Jakartasumut24.coSetelah 35
Umum
SMAN 1 Air Joman Salurkan Donasi Palestina Melalui Roadshow Dongeng KemanusiaanKabupaten Asahansumut24.co Dompet Dhuafa Waspada kembali mel
News
Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumatera Utara
Ekbis
Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru
kota
sumut24.co KOTAPINANG, Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distri
News
Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh
kota
Medan sumut24.coWilayah hukum (Wilkum) Polsek Medan Tembung rawan aksi tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), para pelaku kini
Hukum