Jumat, 31 Juli 2026

Habiskan Dana Rp 4 Miliar, Pembangunan Pagar Taman Cadika Diduga Dikorupsi

Administrator - Selasa, 27 Februari 2024 10:13 WIB
Habiskan Dana Rp 4 Miliar, Pembangunan Pagar Taman Cadika Diduga Dikorupsi
Istinewa

MEDAN I Sumut24.co

Baca Juga:
Pembangunan Pagar Tembok Keliling Pengamanan Aset Taman Cadika Medan Johor di Jalan Karya Wisata, Medan Johor, Kota Medan rawan akan tindak pidana korupsi.

Dalam LPSE Kota Medan, Pembangunan ini menelan anggaran mencapai Rp 4,8 miliar.

Pemenang tender yang mengerjakan pembangunan pagar ini adalah CV. AA RAHMAN.

Berdasarkan informasi dari seorang sumber, volume atas pembangunan pagar ini diduga dikurangi dan diduga dimark up.

Dirinya memberikan contoh, seperti besi yang digunakan untuk membangun tidak sesuai dengan kenyataannya.

"Besi untuk membangun ini dimainkan oleh oknum," kata dia.

Selain besi, kata sumber, sistem pengecoran ini memakai site mix, seharusnya ready mix.

"Sistem pengecorannya pakai site mix bukan ready mix," jelasnya.

Bukan hanya itu, serah terima pekerjaan ini juga diduga dipercepat oleh seorang oknum aparat di Kota Medan.

Oknum ini membawa berkas untuk ditandatangani, agar pencairan pengerjaan dipercepat.

"Ada oknum aparat di Kota Medan membawa berkas pengerjaan ini untuk segera ditandatangani agar pencairan bisa dipercepat," ujarnya.

Ia menilai bahwa pengerjaan ini diduga dikorupsi secara berjamaah oleh oknum-oknum terkait.

"Ini sudah tak masuk akal lagi, semua proyek hampir rata diduga dimainkan di Kota Medan. Kita menduga adanya oknum-oknum disekeliling Wali Kota Medan yang menjalankan peran untuk bagi-bagi proyek," ungkapnya.

Ia juga menilai, Aparat Penegak Hukum (APH) di Kota Medan tak berani mengungkap proyek-proyek bermasalah yang terjadi saat ini.

"Pasti tak akan berani, karena kita semua sudah tahu siapa petinggi Medan ini dan siapa orang di Istana sana. APH jika berani akan kena copot," ungkapnya.

Menjawab tudingan tersebut, Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Bangunan Pemerintah, Dinas Perkim Kota Medan, Herbert Hamonangan Panjaitan memberikan komentar.

Dirinya membantah adanya tudingan-tudingan terkait dengan dugaan korupsi pembangunan pagar di Taman Cadika.

"Salah informasi yang disampai ini," kata dia, melalui pesan singkat WhatsApp.

Soal adanya aparat turun untuk intervensi, Herbert juga membantah.

Herbert mengatakan, bahwa proyek ini belum dibayarkan 100 persen.

"Belum dibayarkan 100 persen, masih uang muka," ucapnya.

Terakhir, dirinya meminta agar pemberitaan dugaan korupsi pembangunan pagar ini tak ditayangkan.

"Tapi kurasa tak perlu dinaikkan ini beritanya," pintanya.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim Gabungan Satresnarkoba dan Polsek Medan Baru Ungkap Gudang Penyimpanan 5 Kg iSabu Jaringan Cina - Malaysia - Indonesia
Polsek Medan Tembung "Slow Respon" Tanggapi Laporan Curat, Driver Ojol Datangi Polrestabes Medan
Diduga Langgar Kode Etik, Oknum ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
PWPM Dorong Pemko Medan Lindungi 16.000 Pemulung Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Bangunan Di Jalan Raden Saleh Dalam Masuk Area Cagar Budaya, DPRD Perintahkan Stanvas
Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Hubungkan Kembali Medan Polonia-Johor-Maimun
komentar
beritaTerbaru