FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
Medan-SUMUT24
Baca Juga:
Inisiator Gerakan Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengkhawatirkan, adanya uang mahar dalam pemilihan Ketua Umum Golkar nanti akan membudayakan kapitalisme. Apalagi, jika pihak yang terpilih menjadi ketua umum adalah orang dengan setoran paling banyak.
“Kalau sudah dibuka orang yang jadi ketum harus bayar, ini akan menguatkan budaya kapitalisme,” ujar Doli saat peluncuran buku ‘Mengembalikan ke Hati Rakyat’ di Jakarta, Minggu (8/5).
Menurutnya, jika memang penyelenggaraan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) harus menggelontorkan dana besar baiknya dikerjakan bersama-sama tidak hanya dikhususkan oleh para caketum. Tambahnya lagi, apapun alasannya penyetoran uang dalam munaslub hanya memperburuk citra pemimpin itu sendiri.
“Politik kan panggilan, orang disuruh mengabdi di Parpol. Masa orang mau mengabdi harus bayar. Bahwa kemudian Munaslub butuh uang yang besar tentu butuh partisipasi kita semua,” jelasnya.
Terkait adanya para caketum yang membayar dan tidak membayar uang mahar, dia meminta agar uang tersebut sebaiknya dikembalikan saja. Menurutnya tidak adil jika ada sebagian caketum membayar uang mahar sebagian yang lain tidak.
Dia kembali menegaskan hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi perolehan suara dalam pemilihan ketua umum nanti.
“Kalau mau adil dikembalikan lagi yang Rp 1 miliar semua lalu diumumkan bagi kader yang mau menyumbang termasuk kader itu (caketum) berapa besarnya ya diterima,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Ia juga menyayangkan adanya isu salah satu caketum Golkar mendapat dukungan dari pihak istana. Menurutnya tidak elok pejabat di Istana ikut campur dalam hal ini.
Bahkan Doli mengatakan jika hal itu benar adanya sama saja mengebiri demokrasi dalam berpolitik.
“Saya kira itu mengebiri hak demokrasi seluruh kader dan pimpinan yang akan bermunas, uang akan menentukan (ketum) adalah forum munas,” pungkasnya.
Kampanye di Medan
Dua orang calon ketum Partai Golkar berkampanye di depan pengurus DPD I dan DPD II se-Sumatera. Dua caketum yang sudah hadir adalah Setya Novanto dan Mahyudin, di Hotel Grand Angkasa, Medan, Minggu malam (8/5). Tampak hadir pengurus DPP Golkar yakni Agung Laksono, Akbar Tandjung dan Nurdin Halid.
Mereka yang tiba langsung duduk di bangku terdepan. Setya Novanto dan Mahyudin terlihat kompak duduk bersampingan. Kedatangan Setya Novanto pun disambut para pendukungnya.
“Caketum Golkar dipilih sesuai dengan visi dan misi partai, bukan karena uang,” kata Agung dalam sambutannya.
Agung mengatakan, caketum Golkar dipilih dengan cara demokratis. Ia mengaku gembira dengan kedelapan caketum Golkar yang lolos pendaftaran.
“Delapan itu sudah cukup baik. Saya harap nanti dalam melaksanakan amanat kalau terpilih jadi ketum itu betul-betul fokus ke partai,” ujarnya.
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News
Musa Rajekshah Hadiri Mubes XI Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno Kembali Ditetapkan sebagai Ketua Umum
News
KPLP Richwell Hutagakung Ingatkan Tahanan Baru Lapas Padangsidimpuan Disiplin dan Kesehatan Jadi Prioritas
News