Motor Hilang dari Ruang Tamu, Jejaknya Berujung di Marketplace Facebook
Motor Hilang dari Ruang Tamu, Jejaknya Berujung di Marketplace Facebook
News
Mempawah | SUMUT24
Baca Juga:
Ribuan warga menyerang permukiman Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Desa Moton, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (19/1). Massa membakar 10 rumah yang dihuni sekitar 700 anggota Gafatar itu.
Desas-desus penyerangan sudah beredar sejak sehari sebelumnya. Dari pantauan , massa mulai menyerang permukiman sejak sekitar pukul 15.20 waktu setempat.
Massa makin beringas, penyerangan dan pembakaran berlangsung hingga petang. Penghuni yang juga terdiri dari nenek-nenek dan anak-anak hanya bisa berlarian sambil menangis.
“Kalau tidak diusir nanti lama-lama bisa mempengaruhi warga sekitar,” kata seorang warga.
Akhirnya aparat gabungan mengevakuasi warga kompleks itu dan mengamankannya ke Mapolda Kalimantan Barat. Sebelumnya Bupati Mempawan Ria Norsan tak kuasa menenangkan massa.
“Mohon semuanya tenang dan sabar,” kata dia, namun tak digubris warga. Dari catatan Pemkab Mempawah, warga pengikut Gafatar itu berjumlah sekitar 749 orang. Dari informasi yang dihimpun, mereka datang sejak 6 bulan lalu. Kegiatan yang tampak adalah bercocok tanam.
seorang warga mengaku datang dari Banyuwangi, Jawa Timur. Ada juga mahasiswa Teknik Elektronika dari Surabaya. Anggota Gafatar Sudah Dievakuasi
Sementara itu Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ratusan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang diserang warga di Desa Moton, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, sudah dievakuasi.
“Sudah dievakuasi, mungkin dalam 2 hari ini proses evakuasinya,” ujar Luhut di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (20/1).
Luhut mengatakan, ratusan anggota Gafatar yang datang dari berbagai daerah itu, nantinya akan dipulangkan ke daerah masing-masing dengan menggunakan kapal perang TNI. “Kapal perang TNI sudah dikirim. Nanti mereka akan dipulangkan ke rumah masing masing. Pemda sudah diberitahu dan selanjutnya akan dilakukan langkah-langkah,” ujar dia.
Luhut minta mempercepat proses evakuasi dipercepat. Hal itu dilakukan untuk mencegah serangan lanjutan oleh warga yang tidak terima dengan kedatangan Gafatar di desanya.
“Yang penting sekarang jangan sampai ada bentrok. Yang penting aman,” pungkas Luhut. (lip)
Motor Hilang dari Ruang Tamu, Jejaknya Berujung di Marketplace Facebook
News
Pengedar Sabu dan Ganja di Bandar Khalipah Ditangkap, Sempat Melawan Saat Diringkus
News
Dua Terduga Bandar Sabu Diciduk, 20,35 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan di Lubuk Pakam
kota
Bank Sumut Hadirkan Smartcash, Dukung Transformasi Digital Transportasi Publik BRT Mebidang
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan keandalan pasokan listrik selama rangkaian peringa
kota
sumut24.co MEDAN, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa K
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (PLN UIP SBU) terus mendorong penerapan budaya hidup sehat
kota
sumut24.co ASAHAN, Gema semangat olahraga membahana di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (19/08/2026) sore. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin
News
sumut24.co ASAHAN, Stadion Mutiara Kisaran berubah menjadi lautan semangat dan kebersamaan pada Selasa (18/08/2026), saat babak final sekal
News
Solidaritas Ormas Gelar Aksi Penggalangan Donasi untuk Korban Gempa Flores
kota