Jumat, 15 Mei 2026

Subuh Berjamaah 1212 Awal Revolusi Umat Islam

Administrator - Selasa, 13 Desember 2016 08:42 WIB
Subuh Berjamaah 1212 Awal Revolusi Umat Islam

30 Ribu Massa Putihkan Lapangan Gasibu, Bandung Bandung | SUMUT24

Baca Juga:

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir mengatakan kegiatan salat Subuh 1212 yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia, Senin (12/12), merupakan awal dari gerakan revolusi umat muslim.

“Revolusi akan terus berjalan. Tapi revolusi ini adalah revolusi damai. Titik tonggaknya adalah salat Subuh berjaamah,” kata Bachtiar dalam konferensi pers di Pusat Dakwah Islam Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin subuh kemarin.

Meski demikian, Bachtiar meminta revolusi yang didengungkan oleh umat muslim dalam gerakan ini tidak diartikan negatif. “Revolusi saya kira tidak terlalu seram didengar. Presiden Jokowi saja bilangnya revolusi mental,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, salat Subuh Berjamaah 1212 merupakan bentuk aksi lanjutan dengan misi yang sama dengan aksi doa bersama 212 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tujuannya adalah memastikan kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahja Purnama alias Ahok tidak merugikan umat muslim.

Bachtiar berujar akan ada gerakan lainnya apabila keputusan hukum tidak berpihak kepada umat muslim.

“Keadilan harus di atas hukum. Jika output tidak melahirkan keadilan, maka ada yang salah. Indonesia negara hukum, ketika rasa keadilan umat terusik, akan berujung hal negatif bagi negara,” tuturnya.

Bachtiar mengatakan tidak bisa menduga apa yang akan dilakukan umat muslim ketika keputusan hukum dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok tidak berpihak kepada mereka.

“Seluruh unsur pidana sudah terpenuhi, rakyat tidak punya pilihan. Apa yang akan dilakukan saya tidak bisa duga,” ucapnya.

30 Ribu Massa Putihkan Lapangan Gasibu, Bandung

Lebih 30 ribu massa hadiria acara Doa Bersama memenuhi Lapangan Gasibu, Bandung, Senin (12/12). Ruang publik yang biasa dipakai warga untuk berolahraga itu tak sanggup menampung massa yang hadir dengan berseragam serba putih.

“Jumlah massa sekitar 25-30 ribu orang, sampai luber di sekitar lapangan,” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Bandung Komisaris Besar Winarto seusai acara.

Doa Bersama tersebut menjadi bagian acara perayaan 26 tahun Pondok Pesantren Daarut Tauhid pimpinan Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym. Bertema Pesantren Perekat NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), acara juga dirangkai dengan gerak jalan mengelilingi Gedung Sate.

Sebelum menuju ke Lapangan Gasibu dengan berjalan kaki melintasi Jalan Diponegoro, peserta mengikuti serangkaian acara Salat Subuh Berjamaah di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) yang berjarak hampir satu kilometer. Pantauan petugas kepolisian, peserta dari dalam dan luar Kota Bandung berdatangan sejak Ahad malam ke Masjid Pusdai, di antaranya menggunakan bus.

Menurut Winarto, rangkaian acara tersebut berjalan tertib dan lancar. Petugas keamanan ada yang mengenakan seragam maupun pakaian sipil di antaranya berkerudung. “Personel keamanan yang diturunkan sebanyak 3.665 orang gabungan polisi dan tentara,” kata Winarto.

Seorang peserta acara di Lapangan Gasibu, Muslim Mufti, mengatakan beberapa pesan dari orasi sejumlah tokoh di panggung bernada positif bagi semua pihak. Misalnya Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian meminta agar kelompok mayoritas melindungi kaum minoritas. “Wali Kota Ridwan Kamil minta warga Bandung ramah tidak mengintimidasi. Mudah-mudahan pemerintah kota juga menjaga,” kata pengajar ilmu politik di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung itu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Diburu Sampai ke Jambi Polda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
Bentrok Pemuda di Pancur Batu Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah.
Ketika Bebas Visa Menjadi Celah Judi Online: Alarm Baru Kedaulatan Digital Indonesia
KOMNAS PA Pusat Berikan Penghargaan kepada Polsek Pantai Labu atas Kepedulian dan Perlindungan terhadap Anak serta Guru Tahfiz Qur’an
116 Pengedar dan Pengguna Narkoba Diciduk, Polda Sumut Bakar 21 Barak Narkoba dalam Dua Hari
Polsek Tanjung Morawa Amankan Dua Terduga Pelaku Percobaan Curanmor
komentar
beritaTerbaru