Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Jakarta I SUMUT24 Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan sambutan pada Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2020 secara virtual dari Istana Negara Jakarta, Rabu (16/12/2020).
Baca Juga:
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan dirinya mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menindak dan mencegah korupsi di Indonesia.
Kemudian, Jokowi menekankan, profesionalitas aparat penegakan hukum berperan penting dalam penindakan dan pencegahan korupsi.
Namun meski begitu, dirinya menyebut bahwa kinerja penegakan korupsi bukan hanya diukur dari banyaknya kasus yang ditemukan.
Berikut deretan pesan dan permintaan yang disampaikan Presiden Jokowi saat Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2020 secara virtual dihimpun Liputan6.com:
Terus Dukung KPK
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menindak dan mencegah korupsi di Indonesia. Dia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh padam.
“Meskipun listrik di KPK padam, tapi pemberantasan korupsi tidak boleh padam,” ujar Jokowi saat memberi sambutan dalam Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2020 secara virtual dari Istana Negara Jakarta, Rabu (16/12/2020).
Adapun acara Hakordia 2020 sempat mengalami gangguan. Hal ini membuat acara sempat dihentikan sejenak saat Ketua KPK Firli Bahuri memberikan kata sambutan.
Kemudian, Jokowi menekankan, profesionalitas aparat penegakan hukum berperan penting dalam penindakan dan pencegahan korupsi.
Namun, dia menyebut bahwa kinerja penegakan korupsi bukan hanya diukur dari banyaknya kasus yang ditemukan.
“Kinerja penegakan bukan diukur dari seberapa banyak kasus yang ditemukan. Tetapi pada bagaimana mencegah secara berkelanjutan agar tindak pidana korupsi itu tidak sampai terjadi lagi,” ucap Jokowi.
Untuk itu, dia menyebut orientasi dan pola pikir dalam pengawasan serta penegakan hukum kini harus diarahkan kepada perbaikan tata kelola dan pencegahan korupsi.
Jokowi menilai pentingnya inovasi untuk menutup peluang terjadinya tindak pidana korupsi.
“Upaya pemberantasan korupsi membutuhkan kegigihan dan konsistensi yang luar biasa. Butuh orkestrasi kebersamaan yang luar biasa untuk mencegahnya, butuh inovasi dan kerja sistematis untuk menutup peluang terjadinya korupsi,” ucap dia.
“Perlu tindakan yang adil dan konsisten untuk menindak para pelaku tindak pidana korupsi,” sambung Jokowi.(red)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota