Rabu, 19 Agustus 2026

Jokowi: Cegah Korupsi di Indonesia, Sampaikan 7 Pesan dan Permintaan

Administrator - Rabu, 16 Desember 2020 16:24 WIB
Jokowi: Cegah Korupsi di Indonesia, Sampaikan 7 Pesan dan Permintaan

Jakarta I SUMUT24 Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan sambutan pada Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2020 secara virtual dari Istana Negara Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Baca Juga:

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan dirinya mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menindak dan mencegah korupsi di Indonesia.

Kemudian, Jokowi menekankan, profesionalitas aparat penegakan hukum berperan penting dalam penindakan dan pencegahan korupsi.

Namun meski begitu, dirinya menyebut bahwa kinerja penegakan korupsi bukan hanya diukur dari banyaknya kasus yang ditemukan.

Berikut deretan pesan dan permintaan yang disampaikan Presiden Jokowi saat Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2020 secara virtual dihimpun Liputan6.com:

Terus Dukung KPK

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menindak dan mencegah korupsi di Indonesia. Dia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh padam.

“Meskipun listrik di KPK padam, tapi pemberantasan korupsi tidak boleh padam,” ujar Jokowi saat memberi sambutan dalam Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) 2020 secara virtual dari Istana Negara Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Adapun acara Hakordia 2020 sempat mengalami gangguan. Hal ini membuat acara sempat dihentikan sejenak saat Ketua KPK Firli Bahuri memberikan kata sambutan.

Kemudian, Jokowi menekankan, profesionalitas aparat penegakan hukum berperan penting dalam penindakan dan pencegahan korupsi.

Namun, dia menyebut bahwa kinerja penegakan korupsi bukan hanya diukur dari banyaknya kasus yang ditemukan.

“Kinerja penegakan bukan diukur dari seberapa banyak kasus yang ditemukan. Tetapi pada bagaimana mencegah secara berkelanjutan agar tindak pidana korupsi itu tidak sampai terjadi lagi,” ucap Jokowi.

Untuk itu, dia menyebut orientasi dan pola pikir dalam pengawasan serta penegakan hukum kini harus diarahkan kepada perbaikan tata kelola dan pencegahan korupsi.

Jokowi menilai pentingnya inovasi untuk menutup peluang terjadinya tindak pidana korupsi.

“Upaya pemberantasan korupsi membutuhkan kegigihan dan konsistensi yang luar biasa. Butuh orkestrasi kebersamaan yang luar biasa untuk mencegahnya, butuh inovasi dan kerja sistematis untuk menutup peluang terjadinya korupsi,” ucap dia.

“Perlu tindakan yang adil dan konsisten untuk menindak para pelaku tindak pidana korupsi,” sambung Jokowi.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
Momen Kebangsaan: Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai
Sentuhan Profesional Dimensi Cakrawala Indonesia Semarakkan Gebyar HUT ke-81 RI Bersama POR-TGM Medan
HUT RI ke-81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba Antar-OPD
Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT: Kami Siap Berkolaborasi
komentar
beritaTerbaru