Rabu, 27 Mei 2026

Wali Kota Resmikan Transportasi Online Mutrans

Administrator - Kamis, 22 Oktober 2020 13:47 WIB
Wali Kota Resmikan Transportasi Online Mutrans

Tebingtinggi|Sumut24

Baca Juga:

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi meresmikan transportasi online mutrans (mudah transaksi) dan infaq digital,serta dirangkai dengan business matching penyaluran kredit kepada pelaku UMKM, Kamis (22/10) di aula lantai IV Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Tebingtinggi.

Turut hadir Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional V Sumatera Utara, Andi Muhammad Yusuf, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Ibrabim, dan para OPD Kota Tebingtinggi, serta pelaku UMKM Tebingtinggi.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan, transportasi online yang diberi nama ‘Mutrans’ merupakan startup transportasi online berbasis lokal yang dikembangkan oleh Pemko Tebingtinggi.

Dijelaskan Wali Kota, aplikasi ini dikhususkan bagi becak bermotor yang mencakup layanan antar jemput penumpang, kuliner, UMKM, apotik, toko, E-Warung dan kedepan akan berkembang kelayanan jasa yang lebih luas lagi.

“Kita harapkan dengan hadirnya mutrans ini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat kota Tebingtinggi,” harapnya.

Seiring perkembangan digital saat ini, lanjut Walikota, berinfaq pun sudah dapat dilakukan dengan cara digital melalui QR Code Indonesia Standart (QRIS) dari Bank Indonesia.

Satu QR Code, kata Walikota, dapat dipindai oleh seluruh aplikasi yang menyediakan pembayaran dengan QR Code. “Terkadang kita lupa membawa uang tunai untuk ber infaq, jadi saat ini kita bisa ber infaq melalui aplikasi tanpa mengeluarkan uang tunai,” kata Umar Zunaidi.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 5 Sumut, Andi Muhammad Yusuf mengatakan, salah satu fokus pemerintah saat ini dalam Nawa Cita pembangunan Nasional, adalah pemerataan pembangunan yang berfokus pada pembangunan hingga ke seluruh daerah.

Salah satunya melalui perluasan akses masyarakat ke sektor jasa keuangan formal, khususnya terhadap pelaku usaha dan masyarakat skala mikro dan kecil, yang selama ini masih termarjinalkan dan belum merasakan manfaat dari sektor jasa keuangan formal secara langsung.

Menurut Andi, upaya perluasan keterbukaan akses keuangan dimaksud tidak sekedar dengan memastikan ketersediaan akses masyarakat ke layanan dan produk sektor jasa keuangan hingga ke seluruh daerah.

“Namun juga mendorong Lembaga Jasa Keuangan, untuk berinovasi menciptakan produk dan layanan jasa keuangan yang inklusif, yakni yang berbiaya terjangkau dan dengan persyaratan serta prosedur yang sederhana,” jelasnya. (tav)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Lepas Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H : Pusatkan Sholat Ied dan Kurban di Alun-Alun Kisaran
Jamin Keamanan Hewan Qurban, Pemkab Asahan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh di Alun-Alun Kisaran
Ibu Cahaya dalam Kehidupan
Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Patahkan Dominasi 7 Tahun, Padangsidimpuan Selatan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV 2026, Ketua DPRD Padangsidimpuan: Kini Lebih Kompetitif
Dramatis! Padangsidimpuan Selatan Menang Tipis dan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV
komentar
beritaTerbaru