Baca Juga:
Oleh : Shohibul Anshor Siregar
Atas inisiatif Ketua Kwarda Pramuka Sumut H Nurdin Lubis Dewan Harian Daerah Angkatan 1945 Dr H Eddy Sofyan dua pekan lalu dilangsungkan sebuah pertemuan membahasa keadaan dan bagaimana seharusnya diperlakukan Lapangan Merdeka.
Kedua tokoh tersebut di atas hadir bersama rombongan masing-masing.
Selain itu hadir mewakili Komunitas Taman Selwa Kumar, Aliansi Masyarakat untuk Lapangan Merdeka Miduk Hutabarat, Akademisi Sulaiman Efendi, Forum Merdeka diwskili Surya Darma Hamonangan Dalimunte dan Afriliya.
Sebagaimana saya lakukan selama ini, saya tetap sangat mendukung semua usul dan upaya “memerdekakan” lapangan merdeka.
Apalagi usul itu datang dari “organisasi yang mewakili generasi yang dahulu bergerak membebaskan Indonesia (DHD 45)” dan “organisasi mapan yang mewakili sistem sosial yang mempersiapkan masa depan bangsa (Pramuka)”.
Harapan saya jangan sampai ada fenomena tuna sejarah, Lapangan adalah bidang yang lapang selapang-lapangnya tanpa gedung-gedung, bangunan dan semisalnya. Lapangan pun tak perlu pagar, Kita gali tiga level ke bawah. Di sanalah para pebisnis yang amat bergairah itu berusaha, dan masyarakat juga bisa berbagi ruang untuk kesesamaan di sana. Satu level di antaranya menjadi lahan parkir. Terowongan bisa dibangun menembus ke kantor Walikota, DPRD Kota, DPRD Sumut, Kantor Gubsu dan bangunan-bangunan publik lain di sekitarnya. Juga menembus pintu tol terdekat. Lapangan merdeka itu milik rakyat, bukan milik pemerintah. Sekiranya Indonesia bernasib sial hingga nanti dijajah lagi oleh Portugis atau Belanda atau Jepang atau nanti bahkan dijajah China, maka pemerintahan yang mereka bentukpun tidak berhak mengklaim kepemilikan lapangan merdeka.
Pemko Medan semestinya segera menerbitkan keputusan yang mendaulat status lapangan merdeka sebagai cagar budaya;
Kepada pengusaha yang sekarang menikmati kemakmuran di atas keanggunan lapangan Merdeka itu, dipesankan agar kita sama-sama membangun jiwa dan raga bangsa. Esplanade (nama awal lapangan Merdeka) itu warisan sejarah yang sarat nilai perjuangan.(***)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News