Sabtu, 03 Oktober 2026

Nyaris Ricuh, Rarusan Bangunan Liar di Pinggiran Rel Kereta Api Belawan di Bongkar Paksa

Administrator - Sabtu, 05 September 2020 14:01 WIB
Nyaris Ricuh, Rarusan Bangunan Liar di Pinggiran Rel Kereta Api Belawan di Bongkar Paksa

BELAWAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pemilik bangunan dan kios pedagang yang berada di sepanjang rel kereta api di Jalan Sumatera, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan hanya bisa pasrah saat bangunan milik mereka dibongkar oleh PT KAI regional Sumut, Sabtu (5/9) sekira jam 09.30 wib hingga jam 17.30 wib.

Dalam pembongkaran tersebut, ratusan personil gabungan diterjunkan mulai dari Satpol PP, Polisi, POM AD, POMAL, Prajurit Marinir dan Polisi Khusus KA (Polsus).

Terlihat dalam penggusuran tersebut, PT. KAI menurunkan tiga alat berat berupa Beco untuk membongkar bangunan yang ada disepanjang rel kereta.

Meski sempat adanya penolakan dan nyaris ricuh dari beberapa warga, namun pembongkaran terus dilakukan oleh tim gabungan.

Alhasil, warga hanya bisa pasrah saat alat berat milik PT. KAI merubuhkan bangunan tanpa izin tersebut.

Para pemilik kios yang biasa berjualan di pinggir rel saat ditemui mengaku kecewa dengan penggusuran yang terkesan pilih kasih.

“Ya kami iklas dengan penggusuran ini, tapi jangan lah pilih kasih. Ada bangunan yang jaraknya hampir dua meter dari rel tapi gak digusur,” ucap salah satu pedagang yang enggan namanya disebut.

Sementara. Mahendro Humas PT KAI yang ditemui dilokasi mengatakan, penertiban ini dilakukan setelah pihaknya terlebih dahulu menyampaikan surat teguran pembongkaran bangunan disisi rel kreta sejauh 4 meter.

“Ada 214 bangunan yang sudah kita beri teguran untuk membongkar bangunannya sendiri,hal ini kita lakukan untuk menjamin keselamatan kreta api yang melintas,” ucapnya.

Saat ditanyak apakah para pemilik bangunan mendapat tali asih, Hendro menjelaskan, untuk para pemilik bangunan yang digusur tidak mendapat tali asi.

“Gak ada tali asi bang, ini dilakukan untuk menata rel kreta api dari bangunan yang dapat mengganggu laju kreta,” jelasnya.

Camat Belawan Ahmad SP yang ditemui dilokasi mengatakan, pihaknya hanya sebagai pendamping untuk melakukan penertiban tersebut.

Ahmad juga mengatakan sebagai Pemerintah Kota Medan pihak mendukung penataan di Belawan ini, jadi apa yang dilakukan PT. KAI sebagi bentuk penataan agar Belawan bisa terlihat lebih baik.

“Meski tadi sempat ada protes dari segelintir warga, namun itu bisa kita atasi dan diberi pengertian. Saya juga berharap kepada warga, kalau mau membangun yang lihat dulu itu lahan milik siapa dan tidak mengganggu sarana umum,” ucapnya. (Awel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ahrie Sonta Nasution Dipercaya Jadi Kadivkum Polri, Jenderal Muda dengan Rekam Jejak Operasional dan Akademis
Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati-Pamen, Brigjen Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut
Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir
Terima Tim Verval Sumut, Wali Kota Tanjungbalai Usulkan Kampung Kreatif SEJALAN
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Bupati Solok Hadiri Pembukaan PORPROV Ke-XVI Sumbar Tahun 2026
komentar
beritaTerbaru