Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
News
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
Geliat rekomendasi pilkada Kota Medan, telah memberikan dinamisasi dan semakin mengarah, sebab hanya 2 Partai Politik yang bs usung sendiri untuk pasangan calon WalKot dan Cawawalkot di pilkada Kota Medan pada 9 Desember 2020 diadakan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan Periode 2020 – 2025 yaitu Partai PDI- Perjuangan dan Partai Gerindra.
Sementara rekom partai Gerindra telah memutuskan Pasangan Bobby Nasution – Aulia Rachman sebagai Cawalkot dan Cawawakot Kota Medan, pada tanggal 22 Juni 2020.
Melihat kondisi saat ini, bagaimana dengan Partai PDI-Perjuangan ? Apakah hanya memberi rekom untuk Bobby saja? Yang artinya akankah PDI-P bergandengan dengan Gerindra ? Kader Muda PDI-P Kota Medan, M. Igbal, SE, disela-sela aktivitasnya sebagai sekretaris Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU), Kamis, (6/8) di jalam Tempuling warkop DWS mengatakan, semua opini dan pendapat saat ini sah-sah aja, namun akhirnya akan terjawab ketika rekomendasi setiap partai telah di keluarkan, seperti Partai Demokrat, kami dapat info, bahwa Demokrat belum mengeluarkan rekom keputusan dukungan buat Akhyar, namun beberapa Minggu lalu, di media, akhyar bahkan sudah di daulate jadi kader Demokrat, pada hal, Akhyar masih kader PDI-P hasil rekom calon wakil walikota periode 2015-2020, hasilnya di perubahan Surat Keputusan Kepengurusan DPD PDI-P, yang baru hasil revisi, nama ahkyar sudah tidak ada, artinya apa, kita tidak mau berandai-andai apalagi mengekspos di media, bahwa seseorang tersebut terkesan Uda sah sebagai apa gitu, namun kita sendiri masih sulit mengestimasikan rekom DPP Partai, terkhusus PDI-P.
Lebih lanjut, Iqbal, mengatakan, Bobby juga sejatinya bukan kader PDI-P, namun kaca mata saya, Bobby adalah sosok yang masih muda, energik, tentunya memiliki inovasi, apalagi beliau lulusan IPB Bogor, dan memiliki mertua seorang Presiden Indonesia yaitu Bapak Jokowi, dimana kepemimpinan beliau, jelas menjadi tauladan dan mewujudkan Indonesia satu rasa, satu harga, dan satu hati yaitu Indonesia Maju. Jadi wajar saja, Bobby jadi pilihan PDI-P, namun Bobby juga harus didampingi orang yang lebih tua, berpengalaman, khususnya mengerti serta memahami organisasi pemerintahan.
Iqbal, juga melihat berdasarkan kondisi saat ini, dimana dinamisasi politik pasca pemilihan presiden Uda mencair, dimana Gerindra Uda masuk ke pemerintahan Indonesia Maju, PDI-P, juga tidak salah jika mengeluarkan rekom Bobby berpasangan dengan kader PDI-P tulen, ya pastinya berdasarkan pandangan saya, Dr. Soetarto sangat layak mendampungi Bobby, karena sosok yang organisatoris dan tipekal mendidik dan seorang pendidik atau Akademisi, sehingga, clop la, dua kutub yang harmonis atau memiliki kemistri (kecocokan).
Diakhir, statemennya, Iqbal mengatakan, bahwa akhir adalah keputusan DPP PDI-P siapa yang menjadi pasangan Bobby nantinya.(red)
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
News
Bupati Solok Hadiri Pembukaan PORPROV KeXVI Sumbar Tahun 2026
News
Untuk Meringankan Beban Korban Bencana Galodo di Arosuka Pertamina Salurkan Bantuan.
News
Bundo Kanduang Kabupaten Solok Salurkan Bantuan Untuk Beban Korban Galodo di Arosuka.
News
Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026&ndash2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu
News
JAKARTA Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 2831
Sport
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup rangkaian Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Ka
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus,
News
Presiden Prabowo Subianto Lantik Bamsoet Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (DPPRI)
News
Saka Wanabakti Sumut Susun Enam Prioritas Pembinaan 2026&ndash2027
News