Selasa, 28 Juli 2026

PDIP Persilahkan Akhyar Nasution Out

Administrator - Rabu, 22 Juli 2020 15:24 WIB
PDIP Persilahkan Akhyar Nasution Out

 

Baca Juga:

Jakarta I SUMUT24 Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menanggapi dingin pernyataan Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Akhyar Nasution yang akan tetap maju Pilkada Medan meski tanpa dukungan PDIP. Menurutnya, seluruh kader harus disiplin, terhadap aturan main, disiplin terhadap regulasi, dan juga disiplin menjalankan demokrasi yang berdasarkan ideologi.

“Ketika Ibu Ketua Umum telah mengambil keputusan kepada pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, disiplin yang diterapkan di PDIP dan itu menjadi kultur demokrasi yang dibangun oleh PDIP. Semua wajib taat azas, yang tidak taat azas silahkan keluar,” tegas Hasto saat konferensi pers yang dilakukan secara online melalui Chanel YouTube PDI Perjuangan, Rabu (22/7/2020).

PDIP diakuinya mempertimbangkan banyak hal ketika memutuskan calon kepala daerah yang akan diusung pada kontestasi pilkada. “Kami di dalam mempertimbangkan calon kepala daerah banyak mempertimbangkan aspek, tidak hanya elektoral, tapi juga bagaimana proses menjadi pemimpin dan itu berproses dari bawah dan melakukan tahapan penyaringan, ada psikotes, ada penilaian di daerah-daerah ada pembobotan politik,” jelasnya.

Di luar itu, lanjut Hasto, kepentingan strategis, baik yang bersifat nasional dan juga kerja sama antar partai politik menjadi pertimbangan.

“Kami sebagai partai politik yang terus membangun kemampuan organisasi kami, membangun pemerintahan yang baik dan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme, maka aspek hukum kami pertimbangkan. PDIP tidak pernah mencalonkan calon yang punya persoalan hukum,” urainya.

Sebelumnya, Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, tidak mau ambil pusing dengan keputusan PDIP, partai yang membesarkan karier politiknya, yang meninggalkan dirinya dalam pencalonan Wali Kota Medan dengan alasan lebih dahulu didukung Partai Demokrat dan PKS.

“Kan begini, saya ingin mengabdikan kepada Kota Medan. Kita serahkan kepada rakyat Kota Medan. Kalau PKS dan Demokrat mencalonkan saya, alhamdulillah,” ujar Akhyar saat ditemui di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Padang Bulan, Medan, Senin (20/7/2020) lalu.

“Tetap jalan,” tegas Wakil Ketua DPD PDIP Sumut ini saat ditanya apakah akan tetap maju Pilkada Medan tanpa PDIP.

Sebagai kader PDIP, Akhyar mengaku dirinya telah meminta untuk bisa dicalonkan sebagai calon Wali Kota Medan di Pilkada 2020. “Sesungguhnnya sebagai kader PDIP, aku meminta supaya dicalonkan, tapi kalau tidak, gak apa-apa,” ucapnya. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PATEN!! SATLAP TRI CAKTI DAN SATGAS GABUNGAN GAGALKAN PERDAGANGAN BIJIH TIMAH KERING & "PERDANA" UNTUK BALOK TIMAH ILEGAL DI PELABUHAN PELINDO, BELITU
2.000 Hafiz-Hafizah PTAC Labura Gelar Munajat Kebangsaan, Doakan Wakil Jaksa Agung RI Prof. Asep Nana Mulyana
Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81, Perebutkan Piala Dandim 0208/Asahan Jadi Simbol Persatuan Lewat Olahraga
Pemkab Asahan Tambah Titik Layanan Kependudukan, Warga Aek Kuasan Tak Perlu Lagi Jauh ke Kisaran
Satresnarkoba Polrestabes Medan Sikat Bandar Narkoba Antar Provinsi yang Manfaatkan Jasa Ekspedisi
Lengkapi Mobilitas Kota Medan, Bluebird Prime Hadirkan Pengalaman "Next-Level Comfort"
komentar
beritaTerbaru