Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
Antisipasi Penyebaran Virus Corona,
Baca Juga:
Hasyim: Awasi Pintu-Pintu Masuk dan Perbatasan Kota Medan
MEDAN|SUMUT24 Ketua DPRD Medan Hasyim SE meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan harus siaga mengantisipasi terutama pintu-pintu masuk seperti Bandara Kualanamu, Pelabuhan Belawan dan perbatasan-perbatasan wilayah Kota Medan dengan daerah lain.
Penegasan itu, pasca pengumuman Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait kasus virus corona pertama di Indonesia yang terjadi di Depok dua warganya teridentifikasi positif mengidap penyakit mematikan tersebut.
“Soalnya, dengan dipersempitnya ruang gerak keluar masuknya masyarakat ke Kota Medan dan sebaliknya maka peluang kecil tersebarnya virus mematikan itu masuk ke Kota Medan,” kata Hasyim di sela-sela kegiatan Focus Group Discusion (FGD) di Hotel Emerald Garden, Selasa (3-03/03).
Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE mengimbau seluruh warga Kota Medan untuk tetap tenang ddan jangan kasak-kusuk terutama soal virus korona itu.
“Saya harap tenang dan tetap menjaga kesehatan. Ingat, apapun yang terjadi kita tetap tenang jangan membuat gaduh di tengah-tengah masyarakat. Jangan terima informasi yang tidak benar dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Hasyim
Di samping itu, orang nomor satu di DPRD Kota Medan ini juga meminta Pemko Medan dan jajaran terkait supaya tidak memalingkan pengawasannya di lokasi-lokasi tempat pariwisata. Sebab, di tempat-tempat keramaian itu tidak menjamin terjadinya penyebaran virus korona.
“Sebelum terjadi, kita minta semua pihak saling menjaga supaya virus-virus dari Wuhan tidak menyebar ke kota yang kita cintai ini,” ujarnya.
Memang, lanjutnya, kasus ini masih warga Depok yang terjangkit dan mudah-mudahan Kota Medan tidak terjadi. “Hingga saat ini, saya belum mendengar ditemukannya kasus tersebut. Meskipun demikian, kita meminta Wali Kota dan jajarannya segera mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan jika ada warga Medan yang terjangkit.
Pemko melalui dinas kesehatan harus menyiagakan rumah sakit pemerintah, swasta maupun puskesmas untuk mempersiapkan sarana dan prasarana kesehatan yang dibutuhkan untuk orang yang terjangkit virus yang mematikan tersebut,†kata Hasyim.
Menurut Hasyim, Pemko harus sudah memiliki alat canggih yang bisa mendeteksi virus dan disiagakan di rumah sakit. Sehingga kalau ada kejadian  pihak rumah sakit sudah bisa menanganinya sesuai prosedur. Kesiapsiagaan harus segera dilakukan Pemko Medan, karena kasusnya sudah ada di Indonesia.
Sedangkan rumah sakit yang menjadi rujukan bagi warga terjangkit virus corona, harus sigap menangani korban virus korona. “Jangan menunda-nunda lagi, lebih cepat lebih baik, meski belum ada kasusnya di Medan,†terangnya.
Selain itu, kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini, pemerintah juga harus mengawasi pintu-pintu masuk orang dari luar negeri seperti bandara Kualanamu dan pelabuhan Belawan serta daerah-daerah yang berbatasan dengan Medan.
“Sosialisasi dari Pemko kepada masyarakat itu sangat penting. Warga harus diedukasi  dengan menyampaikan bahaya virus corona, apa-apa yang harus dihindari dan yang dilakukan. Untuk pencegahan, pola hidup bersih harus dibiasakan, seperti membiasakan mencuci tangan dengan sabun. Biasakanlah mengkonsumsi makanan bergizi seperti banyak makan sayur dan buah serta banyak minum air putih. Itu harus disosialaisasikan kepada masyarakat lewat para kepling,†tuturnya.
Ketersediaan maskerpun lanjut Hasyim harus cukup. Pemko harus menceking di toko-toko maupun apotek apakah ketersediaan masker cukup atau tidak. Para distributor masker juga diingatkan Hasyim agar tidak berspekulasi dengan hiruk pikuknya wabah corona ini.
“Plt Wali Kota harus segera memastikan ketersediaan masker untuk masyarakat dalam kondisi cukup. Distributor kami minta jangan berspekulasi dengan menimbun stok masker sehingga harga mahal karena sulit ditemukan di pasaran. Makanya Pemko kami minta supaya membentuk tim, untuk melihat kesiagaan rumah sakit, tim penyuluh untuk sosialisasi dan menceking ketersediaan masker  di pasaran,†tuturnya.
Pemko Medan dan jajarannya maupun aparat keamanan supaya menindak tegas bagi pihak-pihak yang sengaja menimbun masker. “Jangan mencari keuntungan berlipat ganda di situasi saat ini. Tapi, bagaimana memberikan yang terbaik bagi yang memerlukan masker untuk mencegah tertularnya virus yang mematikan itu,” ujarnya.
(R02)
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pesta Oang Oang ( suka cita ) di peringati setiap tahunnya di kabupaten Pakpak Bharat, giat tersebut di gelar di
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kas
kota
Dua tokoh Asia Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat langkah penanggulangan stunting melalui Gerakan Aksi Bergizi di Se
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peringatan hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat yang ke 23Tahun, yang dilaksanakan setiap tahunnya pada tgl 28 Juli.
News
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
kota
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
kota
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
kota