Minggu, 26 Juli 2026

Penerapan UNBK Harus Didukung SDM dan Wilayah

Administrator - Rabu, 11 Mei 2016 10:12 WIB
Penerapan UNBK Harus Didukung SDM dan Wilayah

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Di Indonesia sistem ini adalah pertama kalinya, namun tidak semua wilayah di Indonesia memakai sistem ini. Di Medan sendiri, hanya ada dua sekolah tingkat SMP yang menggunakan UNBK.

Jika memang UNBK harus diterapkan di seluruh wilayah Indonesia, maka hal utama yang harus dilakukan pemerintah adalah memperhatikan dan membina sumber daya manusia (SDM) dan wilayah tersebut. Karena memang masih ada beberapa daerah yang dinilai belum efisien untuk penerapan UNBK.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Anggota DPD-MPR RI asal Sumut Dedy Iskandar Batubara, S.Sos, SH, M.S.P, Rabu (11/5), saat melakukan kunjungan sekaligus pemantauan pelaksanaan UN di SMPN 1 Medan.

Dedi mengaku, setelah pihaknya melakukan pengecekan UN dibeberapa sekolah di Sumut, ternyata kelemahan SDM dan belum mempuninya fasilitas sekolah menjadi kendala dalam pelaksanaan UNBK.

“Kita sangat mendukung penerapan UNBK, namun untuk melakukan itu perlu diperhitungkan matang-matang. Sekolah dengan UNBK harus diaudit sangat ketat karena biasanya masalah berasal dari internal sekolah, baik dari siswa yang belum ngerti teknologi dan fasilitas sekolah yang belum memadai,” katanya.

Ditambahkannya, banyak juga pihak yang mengkhawatirkan tentang listrik dan internet di sekolah yang lelet. “Di daerah Sipirok saja masih ada kawasan yang belum masuk listrik, kalau tanpa listrik mana mungkin UNBK bisa terlaksana. Untuk itu perlu perhitungan matang kalau sistem ini diterapkan. Karena UNBK bisa diselenggarakan pada sekolah yang sudah siap baik dari infrastruktur, SDM, maupun peserta.” tambahnya. Saat ini, kata Dedi, pendidikan diperhadapkan dengan banyaknya tantangan untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, memiliki daya saing serta berakhlak.

“Saya minta agar sekolah berupaya untuk mencerdaskan anak didik diseluruh jenjang pendidikan, bermoral dan berpengetahuan yang kompetitif,” tegasnya.

Menurut Dedi, dengan kondisi kualitas SDM yang mumpuni itu adalah modal awal untuk menjadi kader penerus bangsa yang berbobot, bermartabat dan berpengetahuan yang tinggi, sehingga dengan kualitas SDM handal maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dan mampu berkompetisi.

Dedi juga mengungkapkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dipersiapkan untuk menciptakan SDM untuk mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

“Sudah seharusnya, kita lebih serius memperhatikan dan peduli terhadap sektor pendidikan, sebab melalui pendidikanlah kita akan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin generasi bangsa yang mandiri dan berkualitas, salah satunya dengan menciptakan SDM yang solid dan mumpuni,” tutupnya. (w07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
UNPAB Dukung Pelestarian Warisan Pemikiran Bangsa melalui Peluncuran Buku Karya Iskandar, S.T. Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme
Jalan Panyabungan–Muara Soma Makan Korban, H. Syahrir Nasution Desak Gubsu Segera Bertindak, Dana Perbaikan Diduga Sudah Ada
H. Ikrom Helmi Nasution Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus MW KAHMI dan FORHATI Sumut 2026–2031
Bahas Penguatan Hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Bupati Solok Ikuti Audiensi APKASI Bersama Pimpinan DPR RI
UNPAB Perkuat Kebersamaan dan Profesionalisme melalui Silaturahmi Bulanan Pegawai dan Dosen
Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Bank Sumut Resmi Jadi Mitra Penyalur Program Subsidi Bunga/Margin 0 Persen Pemko Batam
komentar
beritaTerbaru