Minggu, 26 Juli 2026

Jalan Nasional Sumut Terpanjang, Alokasi Minim

Administrator - Rabu, 04 Mei 2016 12:25 WIB
Jalan Nasional Sumut Terpanjang, Alokasi Minim

MEDAN | SUMUT24 Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi meminta Komisi V DPR RI, ikut memperjuangkan tambahan anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di Sumatera Utara yang terpanjang di Indonesia yakni 2.600 Km.

Baca Juga:

Hal itu disampaikan Plt Gubsu dalam Kunjungan Kerja Komisi V di yang dipimpin H Muhiddin M Said di Kantor Gubsu, Selasa (3/5). Turut serta anggota Komisi V diantaranya Hanna Gayatri (F PAN), Bahrum Daido (Fraksi Demokrat), Fathan (F PKB) Bakrie (F PAN) dan Sigit Sosiantomo (F PKS).

“Walaupun Sumut memiliki jalan nasional terpanjang di seluruh Provinsi Sumatera Utara dengan jumlah penduduk termasuk nomor emat terbesar di Indonesia, namun anggaran untuk jalan nasionl sangat minim,” kata Erry.

Plt Gubsu merinci alokasi anggaran Ditjen Binamarga Kementerian PUPR di Sumut pada tahun 2015 adalah Rp 1.986.540.715.000, sedangkan untuk tahun 2016 alokasinya malah turun sekitar Rp 60 miliar menjadi Rp 1.925.253.272.000.

Erry menambahkan, dibanding dengan Provinsi Sulawesi Tengah yang panjang jalannya lebih rendah. Sumut cuma adapat Rp1,9  T itu pun sudah termasuk dana pendamping jalan tol.

Diharapkan Komisi V bisa memperjuangkan angaran pembangunan yang signifikan. Selain jalan nasional, Sumut juga memiliki jalan provinsi terpanjang dengan sepanjang 3.048,5 km yang menghubungkan Pantai Timur dan Pantai Barat Sumatera Utara.

Berdasarkan data terakhir kondisi kemantapan jalan yaitu jalan baik sepanjang 1.190,19 km (39,04%), jalan sedang sepanjang 1.078,56 km (35,38%), jalan rusak ringan sepanjang 259 km (8,5%) dan jalan rusak berat sepanjang 520,75 km (17,08%).

“Dalam upaya mewujudkan jalan mantap 95% tahun 2018, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan grand design penanganan jalan provinsi secara bertahap mulai tahun 2014-2018 sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pembanggunan dan pemeliharaan jalan, tentunya sangat berdampak kepada ketersediaan anggaran APBD setiap tahunnya,” harap Erry.

Lebih jauh lagi, Kawasan Strategis Nasional Danau Toba membutuhkan infrastruktur penting termasuk jalan nasional, tol bandara dan infrastrutur lainnnya.

“Kami berterimakasih jalan tol sudah dalam proses, sejak tahun 1980 an kami hanya miliki panjang tol 34 km, Alhamdulillah nati pada tahun 2017 akan menjadi 120 km dengan beroperasinya tol Medan-Binjai dan Medan _Tebingtinggi.,” kata Erry.

Dia mengatakan tol Medan-Tebing Tinggi dapat beroperasi pada tahun 2017. Pihaknya berharap jalan tol bisa terus diperpanjang sampai ke Pematang Siantar dan Parapat, juga kearah Pantai Timur, Kisaran hingga Labuhan Batu dan Dumai.

DR Anton Sihombing dari Fraksi Golkar dapil Sumut mengakui bahwa jalan nasional sepanjang 2600 km baru mantap 81% dari target 98%.

“ini yang akan kami kejar. Mudah-mudahan teratasi. Kondisinya cukup memprihatinkan, seharusnya Sumut ke empat terbesar di Indonesia penduduk 14 juta berada dilintas Sumatera dan strategis, mudah-mudahan dapat lebih baik,” ujarnya.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
UNPAB Dukung Pelestarian Warisan Pemikiran Bangsa melalui Peluncuran Buku Karya Iskandar, S.T. Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme
Jalan Panyabungan–Muara Soma Makan Korban, H. Syahrir Nasution Desak Gubsu Segera Bertindak, Dana Perbaikan Diduga Sudah Ada
H. Ikrom Helmi Nasution Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus MW KAHMI dan FORHATI Sumut 2026–2031
Bahas Penguatan Hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Bupati Solok Ikuti Audiensi APKASI Bersama Pimpinan DPR RI
UNPAB Perkuat Kebersamaan dan Profesionalisme melalui Silaturahmi Bulanan Pegawai dan Dosen
Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Bank Sumut Resmi Jadi Mitra Penyalur Program Subsidi Bunga/Margin 0 Persen Pemko Batam
komentar
beritaTerbaru