Satresnarkoba Polrestabes Medan Sikat Bandar Narkoba Antar Provinsi yang Manfaatkan Jasa Ekspedisi
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
Medan | Sumut24.co
Baca Juga:
Seniman yang tergabung pada komunitas pecinta kebudayaan dan lingkungan serta benda-benda peninggalan sejarah melakukan semacam kolaborasi teater di Taman Sri Deli, Kamis (9/1).
Kolaborasi ini dilakukan oleh gabungan beberapa kelompok teater yakni, Kamtor Teater Jakarta, Teater Imago Medan, Teater Rumah Mata, Batubara Prokduction dan Kopi Murah (Komunitas Pecinta Lingkungan, museum dan Sejarah).
Agus Susilo dari Teater Rumah Mata mengatakan kolaborasi ini diberi judul “Ziarah Sejarah”. Ini kata dia untuk mengingatkan orang kepada sejarah di Kota Medan ini. Bahwa sejarah itu adalah representasi dari kehidupan masyrakat itu sendiri.
“Dia begitu dekat dengan tubuh kita. Seperti air kolam taman sri deli ini, dia menyimpan begitu banyak kenangan. Tubuh masyarakat Kota Medan ini, pastilah akan bercerita banyak tentang sejarah taman sri deli ini,” kata Agus.
Kolaborasi dimulai dari seorang aktor memakai sarung berwarna coklat tanpa baju tetapi dia memakai peci Melayu. Sambil berjalan di dalam kolam aktor dari Kantor Teater benama Roy Julian ini, menabuh rebana.
Seorang aktor lainnya (Agus Susilo) beselubung kain hitam dengan mendkap seperti bayi dibungkus kain hitam, bergumam menyebutkan, kata “Kota” dan sesekali “ahoi”.
Seseorang lainnya (ayub Badrin) mengelilingi kolam dengan menjunjung tampah yang diisi kacang hijau. Tampah dan kacang hijau dimain-mainkan sedemikian rupa sehingga menimbulkan suara-suara, seperti suara air dan hujan.
Seseorang lagi (Mamex) dari Teater Kantor membungkus kepalanya dengan perban. Dia tampak seperti manusia yang tak jelas ujudnya. Berjalan himad dengan memegang batu.
Selain mereka ada juga Ibnu, Khadijah Lubis, Dedek Wanti dan Desi serta anak-anak dari Kampung Aur dan Teater Imago Medan.
Kolaborasi yang sempat menjadi tontonan para pengunjung di Taman Sri Deli itu diakhiri dengan berkumpul di batu bulat. Dedek Wanti mengaku sempat mengalami trans. Tanpa sadar dia menyebutkan, “Aku bahagia kelian datang.” Tetapi diucapkan dengan menangis.
Sebelum diakhiri Roy Julian menyuapi semua pemain dan penonton dengan rujak yang dibeli dari pedagang di sana.
Ayub Badrin mengatakan, teater harus terus direkayasa agar dekat dengan masyarakat. Hubungan dengan masyarakat harus dibuat seintim mungkin. Masyarakat juga harus diberi tahu bahwa teater bukan hanya di gedung pertunjukan saja.
“Kita bisa melakukan sesuatu dengan teater. Bisa juga membangkitkan berbagai kenangan di tengah masyarakat. Siapa tahu di antara mereka punya kenangan yang sama dengan adegan yang dilakukan aktor-aktor teater,” ujar Ayub.
Sementara itu Roy Julian mengatakan selain untuk membangkitkan memori yang mungkin telah redup tentang Kolam Sri Deli ini, pada intinya kita ingin mengajak kita semua bahagia.
“Berbagai cerita pasti banyak sekali di kolam ini. Beebagai kenangan juga mengalir begitu saja ketika kita duduk di sini. Tapi pernahkan kita sesekali mengingat putri-putri yang pernah mandi di kolam ini? Nah kita ingin kenangan-kenangan itu tumbuh pada masyarakat Kota Medan. Dan semoga kita semua bahagia,” pungkasnya.(aba)
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum